Breaking News:

Lawan Covid

PPKM, Ketersediaan Oksigen hingga Vaksinasi di Sulteng jadi Perhatian Danrem Tadulako

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf didampingi Kadis Kesehatan dr I Komang Adi Sujendra, memimpin rapat Penanganan Covid-19 terpadu.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Pemprov Sulteng
Komandan Resor Militer (Danrem) 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf didampingi Kadis Kesehatan dr I Komang Adi Sujendra, memimpin rapat Penanganan Covid-19 terpadu di Mako Dandim 1306/Donggala, Senin (23/8/2021) sore. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Komandan Resor Militer (Danrem) 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf didampingi Kadis Kesehatan dr I Komang Adi Sujendra, memimpin rapat Penanganan Covid-19 terpadu di Mako Dandim 1306/Donggala, Senin (23/8/2021) sore.

Rapat tersebut dihadiri, para Dandim Resor 132/Tadulako Kepala Satpol PP, direktur RS, Pusdatina dan Tim koordinasi Penanganan Covid -19 Provinsi Sulawesi Tengah.

Danrem Farid Makruf mengatakan, TNI-Polri mendukung penuh seluruh kebijakan Gubernur Sulawesi Tengah dalam Penanganan Covid-19.

Serta dalam pelaksanaan PPKM dengan menyeimbangkan kegiatan ekonomi masyarakat.

"Selanjutnya ketersediaan oksigen menjadi perhatian serius agar ketersediaan oksigen di RS dapat terpenuhi sesuai kebutuhan," ujarnya.

Menurut Danrem Farid Makruf, perlu ada edukasi dan pemahaman kepada warga bahwa terpapar Covid-19 bukanlah aib, tetapi hal yang harus dihindari dengan mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

Baca juga: TNI-Polri dan Satpol PP Periksa Protokol Kesehatan dan Bagikan Masker Gratis di Poso

Baca juga: Update Corona di Sulteng Senin 23 Agustus 2021: Tambah 331 Kasus Baru, 629 Kesembuhan dalam 24 Jam

Sementara terkait maraknya pengambilan paksa jenazah pasien Covid -19, sudah menjadi perhatian TNI-Polri.

"Diharapkan direktur rumah sakit lebih persuasif menyampaikan risiko yang ditimbulkan dari tindakan tersebut," tegasnya.

Senada dengan Danrem Tadulako, Kepala Dinas Kesehatan Sulteng dr I Komang Adi Sunjedra menambahkan, proses penanganan Pasien Covid-19 sudah berjalan baik.

Seluruh bantuan dukungan perawatan Penanganan Covid-19 langsung dilakukan distribusi kepada pemerintah kabupaten dan kota.

dr I Komang Adi Sunjedra menjelaskan, proses Vaksinasi di Sulteng sudah mencapai 17 persen.

"Dan bulan depan kita sudah mendapatkan vaksin besar dan akan didistribusikan ke kabupaten kota untuk disuntikkan kepada masyarakat," ujarnya.

Ke depan kata dr I Komang, pemerintah akan mengadakan Mobil Vaksinasi dan trasing untuk mempercepat sebaran vaksin di masyarakat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved