Operasi Madago Raya

2020-2021, Satgas Madago Raya Sita 11 Bom Lontong Teroris Poso di Lokasi Berbeda

Semua barang bukti telah didisposal atau dimusnahkan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng.

Penulis: Ketut Suta | Editor: mahyuddin
handover
Pemusnahan Bom Lontong Milik Teroris Poso oleh Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng di markas Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Sulteng, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Satgas Madago Raya menyita 11 barang bukti Bom Lontong milik Teroris Poso.

Itu merupakan hasil sitaan dari tahun 2020 sampai 2021 di beberapa lokasi berbeda.

Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiono mengatakan, barang bukti berupa Bom Lontong disita tahun 2020 pada tiga kasus dan lokasi berbeda.

Di antaranya tujuh Bom Lontong  di Kelurahan Tegalrejo,  Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

"Selain itu, satu Bom Lontong, masing-masing hasil sitaan saat kontak senjata di Pegunungan Padopi, dan Pegunungan Peaka Poso," kata Bronto, Minggu (29/8/2021).

Sedangkan tahun 2021, ada dua kasus terjadi dan berhasil menyita dua Bom Lontong.

Baca juga: 11 Bom Lotong Milik Teroris Poso Diledakkan Datasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng

Di antaranya saat kontak senjata di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, dan di Desa Penedapa, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

"Dari tempat itu berhasil disita masing-masing satu barang bukti Bom Lontong," ucap Bronto.

Semua barang bukti telah didisposal atau dimusnahkan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng.

Baca juga: VIDEO: Satgas Madago Raya Uji Coba Bom Lontong Teroris Poso, Daya Ledak Capai Radius 50 Meter

Itu dilakukan di markas Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Sulteng, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/8/2021).

Subden II Gegana Satbrimob Polda Sulteng Bripka Ismail Ngemba memimpin langsung pelaksanaan disposal, yang diketahui memiliki daya ledak tinggi atau high explosive.

Bronto juga menjelaskan, sebelum dilakukan disposal, barang bukti tersebut diurai terlebih dahulu oleh tim detasemen Gegana guna mempelajari kandungan bom tersebut.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved