Senin, 20 April 2026

Berita Populer Sulteng

Berita Populer Sulteng: 11 Bom Lontong Milik Teroris Poso hingga DPRD Sulteng Soroti Dana Jaminan

11 Bom Lontong Milik Teroris Poso Diledakkan, Kafilah Palu Optimis Raih Predikat Terbaik hingga DPRD Sulteng Soroti Dana Jaminan Reklamasi Tambang

TRIBUNPALU.COM/SUTA
Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng kembali melakukan disposal 11 barang bukti berupa Bom Lontong milik Teroris Poso. Itu dilakukan di markas Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Sulteng, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/8/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Berikut tiga Berita Populer Si;teng di TribunPalu.com, Minggu (29/8/2021).

11 Bom Lontong Milik Teroris Poso Diledakkan Datasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng menjadi salah satu Berita Populer Nasional di TribunPalu.com kemarin.

Selain itu ada juga Berita Populer Nasional lainnya mengenai DPRD Sulteng Soroti Dana Jaminan Reklamasi Tambang.

1. 11 Bom Lontong Milik Teroris Poso Diledakkan

Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng kembali melakukan disposal 11 barang bukti berupa Bom Lontong milik Teroris Poso.

Itu dilakukan di markas Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Sulteng, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/8/2021).

Subden II Gegana Satbrimob Polda Sulteng Bripka Ismail Ngemba memimpin langsung pelaksanaan disposal itu.

Dan telah diketahui bom tersebut memiliki daya ledak tinggi atau high explosive.

Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiono mengatakan, jumlah barang bukti diledakkan imerupakan hasil sitaan Satgas Madago Raya tahun 2020 sampai 2021.

"Ada 11 Bom Lontong, terdiri 10 buah bom pipa PVC, dan 1 bom pipa besi yang kesemuanya memiliki daya ledak tinggi," ucap Bronto, Minggu (29/8/2021).

Bronto menjelaskan, sebelum dilakukan disposal, barang bukti tersebut diurai tim Detasemen Gegana guna mengetahui dan mempelajari kandungan dalam Bom Lontong itu.

"Untuk menghindari resiko bahaya dalam penyimpanan barang bukti Bom Lontong, maka dilakukan disposal atau dimusnahkan dengan cara diledakkan," kata Bronto.

2. Kafilah Palu Optimis Raih Predikat Terbaik

Sebanyak empat orang kafilah Kota Palu siap mengikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) ke-26 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Keempat peserta itu masing-masing untuk cabang tilawah kanak-kanak, hifdzil 500 hadits tanpa sanad, tahfiz 30 Juz, dan tafsir Bahasa Arab.

Para peserta sebelumnya telah tampil di hadapan para dewan hakim, Sabtu (28/8/2021) malam. 

Setelah rampung penampilan dari peserta di sesi pertama pukul 08.00-17.30 Wita, lomba kembali dilanjutkan pukul 20.00-23.30 Wita secara virtual dari masing-masing daerah. 

Dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palu sebagai fasilitator optimis kafilah dari ibu kota akan meraih predikat terbaik di ajang STQH Sulteng kali ini. 

"Meski peserta sempat terlihat grogi, tapi mereka berusaha memberikan penampilan terbaik. Kafilah Kota Palu akan berupaya meraih predikat terbaik di lomba STQH tingkat provinsi 2021," kata Kadis Kominfo Kota Palu Ichsan Hamsah, Minggu (29/8/2021). 

Peserta STQH bakal mengikuti proses seleksi tahap terakhir hari ini. 

Rencananya, penampilan peserta dimulai pukul 08.00 Wita kemudian dilanjutkan malam harinya pukul 20.00-23.30 Wita. 

STQH ke 26 Sulteng itu berlangsung hybrit.

Setiap kafilah hanya mengirimkan lima orang ke Banggai Laut untuk mengikuti lomba, sisanya secara virtual dari daerah masing-masing.

Adapun jumlah peserta: Tiap Kafilah mengirim 30 0rang 

-Kafilah Banggai Kepulauan 17 peserta
-Kafilah Palu 20 peserta
-Kafilah Banggai Laut 16 peserta
-Kafilah Morowali 12 peserta
-Kafilah Parigi Moutong 18 peserta
-Kafilah Bannggai 17 peserta
-Kafilah Tojo Una-una 9 peserta
-Kafilah Donggala 17 peserta
-Kafilah Pogo 13 peserta
-KafilahTolitoli 16 peserta
-Kafilah Buol 19 peserta
-Kafilah Poso 18 peserta
-Kafilah Morowali Utara  17 peserta
-Kafilah Sigi 16 peserta
Total 208 perserta.

3. DPRD Sulteng Soroti Dana Jaminan Reklamasi Tambang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah (DPRD) menyoroti keberadaan dana jaminan reklamasi tambang. 

Wakil Ketua DPRD Sulteng Muharram Nurdin meminta pemerintah daerah menelusuri dana jaminan reklamasi tambang yang telah memperoleh izin operasi. 

Menurutnya, dana jaminan reklamasi tambang mesti disimpan di Bank Sulteng agar bermanfaat bagi pembangunan daerah. 

"Meski uangnya tidak bisa digunakan untuk kepentingan lain, tetapi setidaknya dengan menyimpan di Bank Sulteng maka keuangan bank pemerintah daerah semakin baik," kata Muharram, Minggu (29/8/2021). 

Ia menuturkan, Sulteng menjadi daerah kaya akan sumber daya alam khususnya sektor pertambangan. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2020, sektor pertambangan dan penggalian menjadi penyumbang terbesar ketiga dalam pertumbuhan ekonomi Sulteng

Dengan kontribusi sebesar 13,40 persen dan atas harga konstan 2010 mencapai 16,4 persen. 

Muharram meminta agar Pemerintah Sulteng dapat mengelola dana reklamasi tambang secara optimal. 

"Uang itu sudah ada jasa bunga karena sudah bertahun-tahun disimpan di bank. Jika keuangan Bank Sulteng semakin baik, maka pemerimaan deviden juga semakin baik," ucapnya.(*) 

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved