Termasuk Sulteng, 9 Wilayah Ini jadi Perhatian Jokowi karena Rendahnya Capaian Vaksinasi Covid-19
Sulawesi Tengah termasuk dari sembilan wilayah yang jadi sorotan Presiden Jokowi karena rendahnya capaian vaksinasi Covid-19 dari rata-rata nasional.
TRIBUNPALU.COM - Sulawesi Tengah adalah satu dari sembilan wilayah yang jadi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena dinilai masih rendah dalam capaian vaksinasi Covid-19 dari rata-rata nasional.
Wilayah lain yakni Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, hingga Papua pun masih berada di bawah garis capaian rata-rata vaksinasi Covid-19.
Dengan hasil yang masih rendah, Jokowi meminta seluruh jajarannya untuk mempercepat laju program vaksinasi Covid-19 untuk mencapai target nasional.
Jokowi juga menginstruksikan untuk menggenjot vaksinasi di lima willayah Kabupaten/Kota menjadi prioritas karena akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).
Baca juga: Menko Airlangga: Pemerintah Pastikan Semua Vaksin Berkhasiat Lindungi Masyarakat
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers PPKM melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.
"Bapak Presiden memberi perhatian pada Aceh, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat."
"Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara dan tentunya Papua yang angkanya masih lebih rendah daripada angka rata-rata vaksinasi nasional," ucap Airlangga, Senin (6/9/2021).
Dia melanjutkan, lima wilayah yang menjadi prioritas karena gelaran PON harus segera dijalankan dengan bantuan aparat TNI dan Polri.
"Bapak presiden meminta akselerasi vaksinasi menjadi fokus utama dan juga diberikan prioritas kepada lima kabupaten/kota tempat diselenggarakannya PON."
"Oleh karena itu, dinas kesehatan, TNI dan Polri perlu dikerahkan," ucap Airlangga.

Target vaksinasi nasional
Dikutip dari laman vaksin.kemkes.go.id, saat ini pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 orang.
Menurut data per 6 September 2020 pukul 18.00 WIB, penduduk yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 67.827.361 orang atau 32.5 persen dari target.
Sementara, tahap vaksinasi dosis kedua sudah disuntikkan kepada 38.849.803 penduduk alias 18.65 persen.
Adapun cakupan vaksinasi tersebut diberikan kepada petugas kesehatan, lansia dan petugas publik, masyarakat rentan, masyarakat umum dan anak usia 12-17 tahun.