Termasuk Sulteng, 9 Wilayah Ini jadi Perhatian Jokowi karena Rendahnya Capaian Vaksinasi Covid-19

Sulawesi Tengah termasuk dari sembilan wilayah yang jadi sorotan Presiden Jokowi karena rendahnya capaian vaksinasi Covid-19 dari rata-rata nasional.

Foto: Setkab
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) 2021, Selasa (27/7/2021) - Sulawesi Tengah termasuk dari sembilan wilayah yang jadi sorotan Presiden Jokowi karena rendahnya capaian vaksinasi Covid-19 dari rata-rata nasional. 

TRIBUNPALU.COM - Sulawesi Tengah adalah satu dari sembilan wilayah yang jadi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena dinilai masih rendah dalam capaian vaksinasi Covid-19 dari rata-rata nasional.

Wilayah lain yakni Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, hingga Papua pun masih berada di bawah garis capaian rata-rata vaksinasi Covid-19.

Dengan hasil yang masih rendah, Jokowi meminta seluruh jajarannya untuk mempercepat laju program vaksinasi Covid-19 untuk mencapai target nasional.

Jokowi juga menginstruksikan untuk menggenjot vaksinasi di lima willayah Kabupaten/Kota menjadi prioritas karena akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).

Baca juga: Menko Airlangga: Pemerintah Pastikan Semua Vaksin Berkhasiat Lindungi Masyarakat

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers PPKM melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

"Bapak Presiden memberi perhatian pada Aceh, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat."

"Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara dan tentunya Papua yang angkanya masih lebih rendah daripada angka rata-rata vaksinasi nasional," ucap Airlangga, Senin (6/9/2021).

Dia melanjutkan, lima wilayah yang menjadi prioritas karena gelaran PON harus segera dijalankan dengan bantuan aparat TNI dan Polri.

"Bapak presiden meminta akselerasi vaksinasi menjadi fokus utama dan juga diberikan prioritas kepada lima kabupaten/kota tempat diselenggarakannya PON."

"Oleh karena itu, dinas kesehatan, TNI dan Polri perlu dikerahkan," ucap Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) periode 2021-2026, Rabu (1/9/2021). 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) periode 2021-2026, Rabu (1/9/2021).  (handover)

Target vaksinasi nasional

Dikutip dari laman vaksin.kemkes.go.id, saat ini pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 orang.

Menurut data per 6 September 2020 pukul 18.00 WIB, penduduk yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 67.827.361 orang atau 32.5 persen dari target.

Sementara, tahap vaksinasi dosis kedua sudah disuntikkan kepada 38.849.803 penduduk alias 18.65 persen.

Adapun cakupan vaksinasi tersebut diberikan kepada petugas kesehatan, lansia dan petugas publik, masyarakat rentan, masyarakat umum dan anak usia 12-17 tahun.

PPKM diperpanjang

Diketahui, pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel di luar Jawa-Bali.

PPKM di Luar Jawa Bali diperpanjang hingga 20 September 2021 mendatang.

"Pemerintah memutuskan untuk perpanjangan 7-20 September 2021," kata Airlangga dalam konferensi pers, melansir Tribunnews.com.

Berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Airlangga menegaskan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir dan tidak akan hilang secara total.

Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk tetap waspada, walaupun kini angka kasus aktif Covid-19 telah menurun.

"Tadi arahan Bapak Presiden dalam ratas sekali lagi menggarisbawahi apa yang akan disampaikan oleh Bapak Presiden, bahwa pandemi belum berakhir dan virus ini tidak mungkin hilang secara total dan kita hanya bisa mengendalikan."

"Masyarakat diminta untuk waspada meski angka kasus turun. Namun ini belum merata dan masih bersifat dinamis," terang Airlangga.

Baca juga: Cara Download Sertifikat Vaksin Covid-19 Dosis 1 & 2 Online di pedulilindungi.id, Login via HP

Update kasus di Sulteng

Update kasus Covid-19 di Sulawesi Tengah di hari Senin 6 September 2021, kasus konfirmasi positif Covid-19 selama 24 jam terakhir di Provinsi Sulawesi Tengah masih cukup tinggi, tercatat ada penambahan 183 kasus baru.

Dari 183 kasus covid-19 baru selama 24 jam terakhir, Kabu[aten Sigi menyumbang kasus terbanyak dengan 46 kasus baru.

Hingga hari ini, dengan adanya  penambahan 183 pasien Covid-19 sehingga di Sulawesi Tengah total ada 43.890 kasus terkonfirmasi positif.

Di sisi lain angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulteng juga bertambah, yakni sebanyak 395 pasien dinyatakan sembuh.

Namun dalam 24 jam terkahir tercatat ada 9 kasus kematian.

Dari sisi pemetaan penyebaran covid-19, ada hnaya tinggal Poso yang berstatus zona merah.

Sementara 12 kota/kabupaten lainnya sudah turun ke zona oranye.

(TribunPalu.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Daftar 9 Daerah yang Disorot Jokowi karena Rendahnya Capaian Vaksinasi Covid-19

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved