Breaking News:

KM Tiga Putri Hilang Kontak di Perairan Banggai Laut, Basarnas Palu Lakukan Pencarian

Laporan hilang kontaknya kapal yang mulai berlayar pada Minggu (5/9/2021) baru diterima Kantor Basarnas Palu pada Selasa (7/9/2021).

Editor: Imam Saputro
BASARNAS PALU
ILUSTRASI_ Dokumentasi ketika proses evakuasi nelayan hilang di perairan Desa Boneoge, oleh tim rescue Basarnas Palu, Rabu (24/7/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM - KM Tiga Putri yang mengangkut delapan anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.

Laporan hilang kontaknya kapal yang mulai berlayar pada Minggu (5/9/2021) baru diterima Kantor Basarnas Palu pada Selasa (7/9/2021).

Kepala Seksi Operasi Basarnas Palu Andi Sultan mengatakan, sudah menerjunkan tim SAR gabungan dan KN SAR Bhisma 239 untuk mencari KM Tiga Putri.

Namun, tim SAR belum menemukan kapal dengan ukuran 67 GT itu.

"Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dengan menggunakan KN SAR Bhisma 239. Upaya pencarian kita lakukan pada siang hari, pada malam hari kita hentikan dan besok pagi kembali kita lanjutkan," kata Andi Sultan saat dihubungi, Rabu (8/9/2021).

Andi menjelaskan, sebelum dinyatakan hilang, KM Tiga Putri bertolak dari Pelabuhan Bapenu, Maluku Utara pada Sabtu (4/9/2021). Kapal ini dalam perjalanan menuju Luwuk Banggai.

Dilaporkan kapal ini mengangkut berbagai barang yang beratnya mencapai 50 ton.

Berdasarkan dari Basarnas Palu, kedelapan orang yang ada di KM Tiga Putri adalah La Linda (nakhoda), Ali Saparuddin (kepala kamar mesin), La Tere, Hanuddin, La Budi, Erwin, Petrus dan Dedi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KM Tiga Putri Hilang Kontak di Perairan Sulteng"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved