Senin, 18 Mei 2026

DEMO SEPTEMBER DI PALU

Gubernur Sulteng Temui Massa Aksi, Tegaskan Komitmen Tertibkan Tambang Bermasalah

Aksi itu berlangsung sejak pukul 12.00 WITA itu memadati ruas Jl Sam Ratulangi dan menuntut berbagai kebijakan daerah maupun nasional. 

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Zulfadli/TribunPalu.com
TEMUI MASSA AKSI - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menemui langsung massa aksi dari Aliansi Rakyat dan Mahasiswa se-Kota Palu yang menggelar unjuk rasa jilid II di depan kantor DPRD Sulteng, Senin (1/9/2025). Aksi yang berlangsung sejak pukul 12.00 WITA itu memadati ruas Jl Sam Ratulangi dan menuntut berbagai kebijakan daerah maupun nasional.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menemui langsung massa aksi dari Aliansi Rakyat dan Mahasiswa se-Kota Palu yang menggelar unjuk rasa jilid II di depan kantor DPRD Sulteng, Senin (1/9/2025).

Aksi itu berlangsung sejak pukul 12.00 WITA itu memadati ruas Jl Sam Ratulangi dan menuntut berbagai kebijakan daerah maupun nasional. 

Tuntutan mereka di antaranya pembatalan kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), evaluasi pajak UMKM 10 persen di Kota Palu, penolakan RKUHAP, pembubaran DPR, serta evaluasi seluruh aktivitas tambang di Sulawesi Tengah yang dinilai merugikan masyarakat dan merusak lingkungan.

Baca juga: Kemenag Kota Palu Liburkan Madrasah Dua Hari, Imbas Demo Jilid II

Massa aksi yang membawa spanduk, poster, dan bendera organisasi ini diterima berdialog di halaman kantor DPRD Sulteng meski diguyur hujan. 

Turut hadir mendampingi Gubernur Sulteng, Ketua DPRD Sulteng beserta jajaran wakil ketua dan anggota DPRD.

Dalam dialog tersebut, Anwar Hafid menegaskan komitmennya untuk menindak pertambangan ilegal maupun tambang legal yang tidak sesuai aturan.

"Saya ingin menyampaikan komitmen saya soal isu daerah yang disampaikan masyarakat. Yang pertama terkait pertambangan, baik pertambangan legal maupun ilegal yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Anwar Hafid di hadapan massa aksi.

Baca juga: Demo Mahasiswa di DPRD Tolitoli, Bupati Sempat Ngamuk, Berujung Makan Siang Bersama

Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan tidak boleh dibiarkan.

“Saya, Gubernur Sulawesi Tengah, berkomitmen dan memohon doa masyarakat untuk bersama-sama menertibkan seluruh pertambangan yang tidak sesuai aturan dan telah merusak lingkungan,” ujarnya.

Anwar Hafid juga menegaskan bahwa aspirasi mahasiswa akan menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. 

Dialog ini berlangsung damai di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. 

Baca juga: Harga HP Vivo September 2025: Vivo X200 Ultra, Vivo V50, Vivo Y39, Vivo Y100i Power

Aksi kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara yang disepakati massa aksi dan pemerintah daerah guna mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan oleh demonstran.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved