Nasib Pemain AHHA PS Pati yang Tendang Wajah Lawan, Kini Terima Sanksi Berat dari Atta Halilintar
Atta Halilintar sebagai pemilik klub AHHA PS Pati meminta maaf atas insiden pemain tendang lawan.
Klub milik Atta Halilintar dan Putra Siregar itu berhasil menang telak atas kontestan Liga 1 2021 berkat gol Rizka Syahwali (5'), M Iqbal (53') dan Ari Hermawan (84').
Ironisnya, kemenangan AHHA PS Pati FC dinodai dengan sejumlah aksi kekerasan yang dilakukan para pemainnya.
Tersebar cuplikan video di media sosial yang menunjukan insiden tak bersahabat dari laga AHHA PS Pati FC vs Persiraja Banda Aceh.
Dalam video tersebut, terlihat aksi pemain AHHA PS Pati FC menendang wajah lawannya saat memperebutkan bola yang dilanjutkan baku hantam kedua belah tim.
Aksi dimulai dengan perebutan bola antara Syaiful Indra Cahya dengan pemain Persiraja Banda Aceh, Muhammad Nadhif.
Pada momen ketika Persiraja tengah menyerang melalui Muhammad Nadhif lewat sektor sayap, Syaiful Indra Cahya langsung menghadang mencoba membuang bola.
Namun, kaki Syaiful Indra terlihat terlalu tinggi saat membuang bola hingga menghantam wajah Nadhif.
Karena posisi dan terjangan kakinya yang terlalu tinggi serta keras, Syaiful Indra dinilai sengaja hingga langsung diganjar kartu merah.
Mantan pemain Arema FC itu pun langsung meninggalkan lapangan sementara Nadhif yang masih terkapar kesakitan mendapat pertolongan pertama.
Setelah itu, terjadi insiden baku hantam yang melibatkan kapten AHHA PS Pati FC, Zulham Zamrun dengan para pemain Persiraja Banda Aceh lainnya.
Zulham Zamrun tampak sangat emosi saat dirinya kehilangan bola hingga membuatnya terlihat berusaha menendang pemain lawan saat berebut bola.
Aksi tendangan itu pun berujung pada baku hantam yang dilakukan Zulham dan salah seorang pemain Laskar Rencong.
Usai laga berakhir, aksi Syaiful Indra Cahya mendapat sorotan karena pelanggarannya dijuluki bak 'tendangan kungfu' di media sosial.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Atta Halilintar Tindak Tegas Pemain AHHA PS Pati yang Tendang Lawan, Kini Dipulangkan,