Daftar 10 Pejabat dengan Harta Properti Terbesar, Prabowo Ada di Urutan Keenam, Siapa yang Pertama?
Berikut ini 10 pejabat dengan harta properto terbesar menurut Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN).
TRIBUNPALU.COM - Berikut ini 10 pejabat dengan harta properto terbesar menurut Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN).
Seperti diketahui pada Rabu (8/9/2021) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membuka LHKPN milik pejabat negara kepada publik.
Dalam data tersebut, terdapat 10 pejabat dengan total kekayaan tertinggi yang dipimpin oleh Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Tahir.
Laporan kekayaan para pejabat ini mencakup beberapa aset mulai dari alat transportasi dan mesin hingga properti berupa tanah dan bangunan.
Dari jumlah tersebut, ada nama pejabat tingkat daerah hingga kepala sekolah yang menduduki posisi lima teratas.
Baca juga: Bersanding dengan Para Menteri, Kepala Sekolah Ini Masuk Daftar 10 Pejabat Terkaya Versi LHKPN
Lantas, siapakah sepuluh pejabat dengan harta properti terbesar berdasarkan data LHKPN?
1. Umzakirman
Pejabat negara dengan harta kekayaan properti terbesar ditempati oleh Kepala Bagian (Kabag) Sekretariat Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu yaitu Umzakirman.
Dalam LHKPN, harta kekayaan properti Umzakirman mencapai Rp 1,8 triliun atau tepatnya 1.801.140.000.000.
Jumlah harta properti tersebut terdiri dari lima tanah dan bangunan di Rokan Hulu.
Rinciannya, tanah dan bangunan seluas 698 meter persegi/1.200 meter persegi senilai Rp 600 juta.
Lalu, tanah dan bangunan seluas 299 meter persegi/160 meter persegi seharga Rp 400 juta, serta tanah dan bangunan masing-masing seluas 4.864 meter persegi seharga Rp 1,8 triliun.
Selanjutnya, dua tanah dan bangunan dengan masing-masing luas 420 meter persegi senilai Rp 140 juta (satu bidang tanah dan bangunan seharga Rp 70 juta).
2. Nurhali
Posisi kedua ditempati oleh Nurhali. Dia merupakan Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Kota Tangerang.
Diketahui, kekayaan properti Nurhali mencapai Rp 1,6 triliun atau tepatnya Rp 1.601.352.000.000.
Sama halnya dengan Umzakirman, harta properti Nurhali terdiri dari lima bidang tanah dan bangunan.
Kelima bidang tanah dan bangunannya ini bersumber dari hasil sendiri dan warisan yang tersebar di Kota Tangerang dan Jakarta Utara.
Secara rinci, tanah dan bangunan seluas 679 meter persegi/589 meter persegi merupakan warisan yang berlokasi di Kota Tangerang senilai Rp 250 juta.
Kemudian, tanah seluas 2.500 meter persegi di Kota Tangerang merupakan hasil sendiri dengan nilai Rp 500 juta.
Selanjutnya, tanah hasil warisan seluas 4.400 meter persegi di Kota Tangerang senilai Rp 600 juta dan tanah seluas 150 meter persegi Rp 2 juta.
Terakhir, tanah seluas 80.000 meter persegi di Jakarta Utara yang merupakan warisan senilai Rp 1,6 triliun.
3. Jan Hider Oslannd P
Urutan ketiga pejabat dengan harta properti tertinggi dalam LHKPN ditempati oleh Wakil Camat Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Selatan Jan Hider Oslannd P.
Kekayaan properti Jan ditaksir mencapai hampir Rp 1 triliun atau tepatnya Rp 958.178.000.000.
Properti yang dimiliki Jan terdiri dari dua tanah dan bangunan di Kota Depok yang merupakan hasil sendiri.
Rinciannya, tanah dan bangunan seluas 286 meter persegi/400 meter persegi senilai Rp 1,55 miliar.
Lalu, ada juga tanah dan bangunan di wilayah yang sama dengan masing-masing luas 356 meter persegi/200 meter persegi senilai Rp 956,6 miliar.
4. Muhamad Mardiono
Pejabat selanjutnya yang memiliki harta properti terbanyak diketahui merupakan salah satu Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yakni, Muhamad Mardiono.
Mardiono memiliki kekayaan properti sebesar Rp 653,1 miliar atau tepatnya Rp 653.101.250.000.
Jumlah harta properti tersebut terdiri dari 180 tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa wilayah seperti Magelang, Kulon Progo, Tangerang Selatan, dan masih banyak lagi.
Contohnya, Marrdiono memiliki tanah seluas 2.605 meter persegi di Magelang yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 5,21 miliar.
Ada juga tanah hasil sendiri seluas 2.270 meter persegi di Kulon Progo sebesar Rp 4,54 miliar, serta tanah dan bangunan seluas 364 meter persegi/600 meter persegi senilai Rp 8,46 miliar.
5. Erick Thohir
Posisi kelima pejabat dengan harta properti tertinggi yaitu ditempati oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Erick diketahui memiliki dan menguasai 34 tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp 359 miliar atau tepatnya Rp 359.401.100.000.
Tanah dan bangunan Erick ini tersebar di Depok, Bekasi, Badung, Pasuruan, Jakarta Selatan, dan lain-lain.
Beberapa di antaranya adalah tanah di Depok seluas 2.750 meter persegi yang merupakan hasil hibah dengan akta senilai Rp 7,15 miliar.
Lalu, tanah seluas 162 meter persegi di Bekasi sebesar Rp 700 juta, juga bangunan seluas 45 meter persegi di Badung senilai Rp 2,1 miliar.
Posisi enam pejabat dengan harta kekayaan properti paling banyak dipegang oleh Prabowo senilai Rp 275,3 miliar, tepatnya Rp 275.320.450.000.
Jumlah harta properti Prabowo terdiri dari 10 tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan dan Bogor.
Properti ini di antaranya tanah dan bangunan seluas 841 meter persegi dan 580 meter persegi senilai Rp 32,66 miliar di Jakarta Selatan.
Kemudian, tanah di Bogor seluas 2.100 meter persegi sebesar Rp 45 miliar, tanah dan bangunan seluas 10.000/800 meter persegi di lokasi yang sama senilai Rp 3 miliar, dan tanah seluas 8.905 meter persegi di Bogor senilai Rp 5,46 miliar.
Selanjutnya, bangunan seluas 500 meter persegi di Bogor seluas dengan nilai Rp 500 juta, dan lain-lain.
7. Sandiaga Uno
Berada pada urutan ketujuh, Sandiaga memiliki kekayaan properti sebesar Rp 208,94 miliar atau tepatnya Rp 208.944.126.444.
Dalam laman LHKPN, Sandiaga diketahui memiliki 16 tanah dan bangunan yang terletak di Jakarta Selatan, Tangerang, serta Singapura dan Amerika Serikat (AS).
Beberapa harta properti milik Sandiaga adalah tanah dan bangunan seluas 852 meter persegi/582 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp 31,6 miliar.
Dia diketahui juga memiliki dua tanah seluas 30 meter persegi di Tangerang senilai Rp 74,2 juta (1 tanah senilai Rp 37,11 juta).
Sementara itu aset properti Sandiaga di luar negeri yaitu bangunan seluas 160 meter persegi di Singapura dengan nilai Rp 7,5 miliar dan bangunan seluas 119 meter persegi di AS seharga Rp 7,4 miliar.
8. Tahir
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Tahir menempati posisi kedelapan sebagai pejabat dengan harta kekayaan properti tertinggi di tanah air.
Nilai harta properti Tahir ditaksir mencapai Rp 182,6 miliar atau angka tepatnya sebesar Rp 182.694.669.806.
Bos Mayapada Group ini memiliki 25 tanah dan bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Depok, Manado, Surabaya, Pekanbaru, dan Cianjur.
Namun, ada beberapa properti di luar negeri seperti Singapura, Amerika Serikat, dan negara lain yang tak disebutkan dalam laman LHKPN.
Contohnya, di Jakarta Selatan, Tahir memiliki tanah dan bangunan seluas 740 meter persegi/1.000 meter persegi senilai Rp 50 juta.
Lalu, tanah dan bangunan di AS masing-masing seluas 1.000 meter persegi senilai Rp 47,16 miliar.
Sementara di Singapura, Tahir memiliki tanah dan bangunan sama luasnya dengan AS dengan nilai Rp 14,56 miliar.
9. Sakti Wahyu Trenggono
Menteri KKP yang ditunjuk Jokowi menggantikan posisi Edhy Prabowo ini memiliki total kekayaan properti senilai Rp 57,5 miliar atau angka tepatnya Rp 57.537.530.855.
Dia memiliki 43 tanah dan bangunan yang keseluruhannya merupakan hasil sendiri.
Lokasi 43 tanah dan bangunan yang dimiliki Sakti tersebar di Bekasi, Cianjur, Jakarta Selatan, Sragen, Buleleng, Karanganyar, dan Boyolali.
Beberapa di antaranya yaitu tanah seluas 1.500 meter persegi di Sragen senilai Rp 54 juta serta tanah dan bangunan di Bekasi seluas 1.145 meter persegi/600 meter persegi senilai Rp 4,2 miliar.
Ada juga tanah dan bangunan di Cianjur masing-masing seluas 293 meter persegi dan 89 meter persegi senilai Rp 708,7 juta.
10. Muhamad Fajrin Rasyid
Posisi terakhir ditempati oleh Wakil Pimpinan PT Telkom Indonesia (Persero) Muhamad Fajrin Rasyid.
Fajrin diketahui memiliki empat tanah dan bangunan yang totalnya mencapai Rp 3,35 miliar.
Rinciannya, tanah dan bangunan seluas 203 meter persegi dan 135 meter persegi di Depok senilai Rp 1,5 miliar.
Lalu, tanah dan bangunan yang masing-masing luasnya 38 meter persegi di Depok senilai 700 juta.
Kemudian, tanah seluas 84 meter persegi di Depok dengan nilai Rp 350 juta, serta tanah dan bangunan di Karawang masing-masing seluas 240 meter persegi dan 70 meter persegi senilai Rp 800 juta.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Inilah 10 Pejabat dengan Harta Properti Terbesar (I)",
Penulis : Suhaiela Bahfein
Editor : Hilda B Alexander