Selasa, 28 April 2026

Ali Kalora Tewas

Ali Kalora dan 1 Teroris Poso Lainnya Tewas, Satgas Madago Raya Kejar 4 Anggota MIT Poso Tersisa

Atas peristiwa itu saat ini, tersisa empat orang kelompok Teroris Poso yang masih dalam pengejaran petugas.

Editor: mahyuddin
Handover
Satgas Madago Raya memasang baliho DPO teroris Poso di beberapa titik wilayah operasi, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pimpinan Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora tewas tertembak dalam kontak senjata di Pegunungan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/9/2021).

Ali Kalora tewas bersama satu teroris lainnya diduga bernama Jaka Rhamdan alias Ikrima alias Rama.

Informasi diperoleh TribuPalu.com, Satgas Madago Raya saat ini masih menyisir pegunugan dipimpin Danrem 132/Tadulako Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf bersama Kapolda Sulteng Irjen Rudi Sufahriadi.

Atas peristiwa itu saat ini, tersisa empat orang kelompok Teroris Poso yang masih dalam pengejaran petugas.

Keempatnya adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Muklas, Suhardin alias hasan Pranata, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang. 

Ali Ahmad lebih dikenal dengan nama Ali Kalora didaulat anggotanya memimpin pasukan sepeninggal Santoso.

Setelah menggantikan posisi Santoso, Kelompok MIT Poso terpecah kepemimpinannya. 

Selain kelompok Ali Kalora, ada pula kelompok yang dipimpin Qatar alias Anas alias Farel.

Kelompok Ali Kalora hanya terdiri dari empat orang.

Mereka adalah Ali Kalora, Suhardin alias Hasan Pranata, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Rukli.

Sedangkan kelompok MIT pimpinan Qatar terdiri dari Abu Alim alias Ambo, Nae alias Galuh, Askas alias Jadi alias Pak Guru, dan Jaka Ramadan alias Ikrima alias Rama.

Kelompok yang dipimpin Ali Kalora sudah terindikasi akan menyerah.

Niat itu disebut muncul setelah Ali Kalora, Ahmad Gazali, dan Rukli terluka usai kontak senjata dengan anggota Satuan Tugas Madago Raya pada 22 Maret 2021.

Namun, rencana Ali Kalora untuk menyerahkan diri ke Satgas Madago Raya dihalangi Qatar.

Qatar bergabung dengan kelompok teroris ini saat Santoso alias Abu Wardah memimpin kelompok teroris ini.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved