Ali Kalora Tewas
Ikrima, Pengawal Ali Kalora yang Tewas Pasca Baku Tembak di Parimo
Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi memastikan satu orang teroris Mujahidin Indonesia (MIT) tewas bernama Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi memastikan satu orang teroris Mujahidin Indonesia (MIT) tewas bernama Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama.
Ikrima tewas tertembak bersama pimpinan MIT Poso Ali Kalora saat kontak senjata dengan Satgas Madago Raya di Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (18/9/2021) pukul 18.15 Wita.
Penelusuran TribunPalu.com, Ikrima diperkirakan berusia 25 tahun berasal dari Kabupaten Pandeglang, Banten.
Pria kelahiran 1996 itu bergabung dengan kelompok MIT diawal-awal pascagempa 7,4 magnitudo mengguncang Kota Palu dan sekitarnya pada 2018 silam.
Bersama sejumlah kombatan asal Banten lainnya, Ikrima kemudian mulai mengikuti pelatihan militer di bawah komando Ali Kalora di Camp Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso.
Sejak saat itu ia masuk daftar pencarian orang (DPO) terkait tindak pidana terorisme di Sulawesi Tengah.
Ikrima memiliki ciri-ciri berbadan pendek berisi, berkulit bersih dan berambut lurus.
Belum diketahui pasti peran dan keahlian Ikrima di dalam tubuh MIT Poso.
Dengan tewasnya Ali Kalora bersama dan Ikrima, kelompok teroris MIT Poso diketahui tersisa empat orang.
Mereka adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae Alias Galuh alias Mukhlas, Suhardin alias Hasan Pranata dan Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang. (*)
