Breaking News:

Gejolak di Partai Demokrat

Kubu Moeldoko Masih Berusaha Goyang Demokrat, SBY: Keadilan Tidak Bisa Dibeli

Kubu Moeldoko masih berusaha menggoyang Partai Demokrat setelah melakulan Kongres Luar Biasa (KLB) bulan Maret silam.

Editor: Muh Ruliansyah
handover/tribunmanado
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 

TRIBUNPALU.COM - Kubu Moeldoko masih berusaha menggoyang Partai Demokrat setelah melakulan Kongres Luar Biasa (KLB) bulan Maret silam.

Terbaru, Kubu Moeldoko mengambil langkah menggugat AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).

Tidak tanggung-tanggung, Kubu Moeldolo menggandeng advokat kondang Yusril Ihza Mahendra.

Para kader Demokrat di bawah komando Agus Harimurti Yudhoyono pun meradang dan menghardik langkah Yusril termasuk kubu Moeldoko yang masih berusaha merebut Partai Demokrat.

Di tengah hangatnya bahasan masuknya Yusril ke kubu Moeldoko, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, dalam cuitan terbarunya, menyinggung soal polemik yang masih melanda partai yang dibesarkannya itu.

Baca juga: Demokrat Kembali Memanas, Kubu Moeldoko Gandeng Yusril Gugat AD/ART ke MA, Kubu AHY: Cari Pembenaran

SBY menyinggung soal hukum yang bisa dibeli dengan uang, namun hal tersebut tidak berlaku untuk keadilan.

"Money can buy many things, but not everything. Mungkin hukum bisa dibeli, tapi tidak untuk keadilan," tulis SBY di Twitter, dikutip pada Minggu (27/9/2021).

SBY yakin, keadilan masih bisa tegak berdiri. Ia percaya para penegak hukum masih menjaga integritasnya.

"Sungguhpun saya masih percaya pada integritas para penegak hukum, berjuanglah agar hukum tidak berjarak dengan keadilan," ungkapnya.

Alasan Yusril Ihza Mahendra

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved