Viral

Tetap Pede Pakai Sepatu Dilakban, Gaya Hidup Anak Orang Terkaya di Indonesia Jadi Sorotan Netizen

Tetap percaya diri memakai sepatu dilakban, gaya hidup anak orang terkaya di Indonesia ini curi perhatian netizen.

Instagram
Kolase foto Armand Hartono dan sepatunya yang dilakban. 

TRIBUNPALU.COM - Tetap percaya diri memakai sepatu dilakban, gaya hidup anak Orang terkaya di Indonesia ini curi perhatian netizen.

Dia adalah Armand Wahyudi Hartono, anak orang terkaya di Indonesia yang ternyata memiliki gaya hidup sederhana.

Meski berstatus sebagai anak bos BCA dan Djarum, ia tak malu memakai sepatu jebol.

Bahkan dengan pedenya ia melakban bagian sepatu yang jebol itu.

Kini, terungkap pula bagaimana kehidupan sehari-hari Armand Wahyudi Hartono dalam menggunakan kekayaannya.

Baca juga: Lowongan Kerja Ruangguru Oktober 2021: Posisi di Bidang Marketing Penempatan Jakarta, Ini Syaratnya

Baca juga: Link Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Tahap I, Ini Cara Cek Hasil Seleksi Tahap I PPPK Guru 2021

Ya, kehidupan yang serba mewah lazimnya melekat pada anak-anak para miliarder.

Harta keluarga yang berlimpah kadang membuat anak-anak para miliarder cenderung selalu berfoya-foya.

Namun, hal itu tidak tecermin pada Armand Wahyudi Hartono, putra orang terkaya di Indonesia, Robert Budi Hartono.

Armand Hartono tetap pede pakai sepatu dilakban.
Armand Hartono tetap pede pakai sepatu dilakban. (Instagram/@armandhartono)

Mengutip GridHits.id, keluarga Hartono memiliki banyak bisnis, namun yang paling terkenal adalah PT Djarum dan Bank BCA.

Punya total kekayaan ratusan triliun, Armand Wahyudi Hartono justru hidup hemat, sederhana dan cukup.

Intinya dalam gaya hidup Armand, dirinya tidak suka bertingkah aneh-aneh.

Padahal orang tuanya jadi orang terkaya nomor 1 di Indonesia dan Armand kini menjadi Direktur BCA.

Budi Hartono pada Kamis (29/7/2021), tercatat memiliki harta senilai US$ 18,2 miliar atau sekitar Rp 263,9 trilliun.

Sementara melansir Kompas.com, Armand punya kekayaan lebih dari Rp 113 triliun berdasar catatan Forbes tahun 2015.

Tentu pundi-pundi kekayaan Armand kini sudah bertambah banyak.

Dengan jumlah kekayaan sebesar itu, gaya hidup Armand yang super sederhana sering menuai sorotan publik.

Ia bahkan tak malu saat terpaksa harus memakai sepatu yang rusak hingga dilapisi lakban supaya tetap bisa dipakai.

Hal itu terlihat dari unggahan di akun Instagramnya beberapa waktu lalu.

Bukan tak mampu membeli, tapi Armand punya prinsip untuk bergaya hidup yang secukupnya saja.

"Prepare for anything. Apapun bisa terjadi, sepatu tua tiba2 sobek di perjalanan, untung ada lakban," tulis Armand di akun Instagram @armandhartono.

Baca juga: Newcastle Klub Sultan Baru di Eropa, 3 Pemain Bintang Langsung Dibidik, Termasuk Pemain Andalan MU

Unggahan itu ramai dikomentari oleh para pengikutnya.

"Tujuannya adalah kaya, bukan terlihat kaya," tulis akun @williamchandrawinata.

Ya, Armand Hartono sebagai bos BCA memang terkenal dengan kesederhanaannya.

Sehari-hari Armand juga tidak boros dalam menggunakan uang dan fasilitas yang ia miliki.

"Saya selalu berusaha hemat. Mulai dari hal kecil seperti listrik, kita bisa saving. Nyalain AC sebentar saja. Kalau sudah dingin, begitu mau tidur, AC kita matikan."

"Kan yang paling penting pas mau tidur saja, di tengah-tengah panas dikit tidak apa-apalah," kata Armand.

Menurut Armand, boros tidak ada manfaatnya.

Justru agar bisa sukses dan kaya, ia lebih suka menghabiskan uangnya untuk menabung dan investasi.

Saat bekerja di kantor pun Armand tidak menjaga gengsinya sama sekali.

Meski berada di posisi tinggi, ia tidak ragu untuk tetap makan di kantin.

"Gaya hidup juga harus dijaga, sederhana saja. Sehari-hari di kantor ya saya makan di kantin lho. Kalau ada nasabah besar yang potensial atau rekan bisnis datang berkunjung, baru saya ajak makan di tempat yang bagus, bukan di kantin," kata Armand sambil tertawa.

Armand sendiri masih memegang teguh filosofi Jawa karena dia besar di lingkungan orang-orang Jawa.

"Wong Jowo itu ngerti namanya cukup. Kita tidak perlu menunjukkan kalau usaha (bank) milik kita besar. Cukup tunjukkan kalau kita bisa menjadi institusi yang sehat dan terpercaya," pungkasnya.(*)

(BangkaPos.com)

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved