Menteri P2MI : Kita Akan Buka Jurusan Migran Di Kampus
Ia menjelaskan bahwa jurusan migran tersebut diperuntukkan kepada calon mahasiswa yang ingin bekerja di luar Negeri.
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Abdul Kadir Karding mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah bertemu dengan salah satu Universitas di Indonesia untuk menggagas jurusan pekerja migran.
Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Launching Era Baru Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan PMI dan edukasi Perlindungan Konsumen kepada Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan pekerja migran Indonesia (PMI), Jumat 29/8/2025).
"Saya kemarin bertemu dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), saya mengusulkan satu ide untuk kedepannya kita coba buka jurusan migran di perkuliahan," kata Karding.
Baca juga: Fraksi Golkar Setujui Ranperda RPJMD Donggala 2025–2029
Ia menjelaskan bahwa jurusan migran tersebut diperuntukkan kepada calon mahasiswa yang ingin bekerja di luar Negeri.
"Terutama yang ke Jepang, Korea, Jerman, kalau ini bisa nanti kita kelola," ujarnya.
Lebih lanjut, Abdul Kadir Karding menyampaikan salah satu dari materi perkuliahannya terkait literasi keuangan.
Yang dimana menurutnya hal tersebut sejalan dengan bentuk kerjasama dan menjadi salah satu modal utama untuk para pekerja migran kedepannya.
Baca juga: Dapat 16 Medali, Parigi Moutong Raih Peringkat Dua di Ajang POPDA Sulteng XXIII/2025
Kegiatan ini turut diikuti oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulteng Via Zoom dengan tema Launching Era Baru Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan PMI dan edukasi Perlindungan Konsumen kepada Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta P3MI.
Kegiatan itu diselenggarakan oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) berlangsung di Hotel Bidakara Jakarta.
Rangkaian kegiatan kali ini merupakan aksi nyata dalam nota kesepemahaman antara Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam penguatan kolaborasi dan edukasi untuk pekerja migran Indonesia pada sistem pembayaran.
Melalui Zoom, kegiatan itu dihadiri Menteri KP2MI, Abdul Kadir Karding beserta pejabat struktural, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Direktur Utama Bank Sulawesi Selatan (Sulsel), Direktur Utama Bank Sulawesi Barat (Sulbar), Direktur Utama Bank Lampung, Direktur bisnis dana jasa dan UMKM Bank Jateng, Direktur Utama Bisnis Bank Sumsel dan Bangka Belitung, Pimpinan Divisi Program Bank BNI, Pimpinan Bank BSI, Pimpinan Bank Mandiri, Pimpinan Bank Jatim serta para pekerja migran Indonesia. (*)
Abdul Kadir Karding
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2
pekerja migran Indonesia (PMI)
Jepang
| Program Kerja ke Jepang 2026 Dibuka, Pemuda Palu Bisa Ikut SSW |
|
|---|
| Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans Donggala Siapkan Pelatihan hingga Kerja ke Jepang |
|
|---|
| BP3MI Sulteng Fasilitasi Pemulangan PMI Asal Ampana, Korban TPPO di Malaysia |
|
|---|
| Rupiah Melemah ke Rp 16.843 per Dolar AS pada 3 Maret 2026 |
|
|---|
| BP3MI Sulteng Tangani Pemulangan PMI dari Arab Saudi, DPRD Palu Soroti Modus Janji Gaji Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000221246jpg.jpg)