Breaking News:

Wisata Sulteng

Sejarah dan Fungsi Rumah Langko Desa Wisata Malangga Tolitoli

Desa Wisata Malangga mengandalkan modal kekayaan adat dan tradisi untuk menggapai prestasi tersebut.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU/ALAN
Rumah Langko Desa Wisata Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, diabadikan TribunPalu.com beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Desa Wisata Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Tak heran kampung tersebut masuk 300 besar wisata terbaik Indonesia pada ajang Anugerah Desa Wisata 2021.

Uniknya, Desa Wisata Malangga mengandalkan modal kekayaan adat dan tradisi untuk menggapai prestasi tersebut.

Desa Wisata ini dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dengan estimasi waktu sekitar 60 menit dari Pusat Kota Tolitoli.

Desa Malangga dijadikan desa wisata karena kekayaan wisata alam dan budayanya yang masih terjaga.

Bahkan di desa tersebut masih dapat ditemukan tradisi adu betis di setiap pesta hajatan.

Baca juga: Bermodal Kekayaan Adat & Tradisi, Desa Malangga Tolitoli Tembus 300 Besar Anugerah Desa Wisata 2021

Tak sampai di situ, keunikan lain desa tersebut adalah bagian atap rumah warga setempat dapat terbuka dan tertutup.

Rumah itu dikenal dengan istilan Rumah Langko.

Fungsinya adalah untuk menjemur dan menyimpan hasil bumi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved