Tips Agar Komunikasi Interpersonal di Dunia Kerja Berjalan Efektif: Bisa Gunakan Lisan dan Tulisan
Berikut ini kami sampaikan cara agar memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang baik di dunia kerja.
Tips Agar Komunikasi Interpersonal di Dunia Kerja Berjalan Efektif: Bisa Gunakan Lisan dan Tulisan
TRIBUNPALU.COM - Komunikasi interpersonal merupakan salah satu bentuk komunikasi yang paling umum digunakan masyarakat.
Yaitu dengan mengirimkan informasi antara satu orang dengan orang lainnya yang melalui medium tertentu.
Di antara banyaknya saluran komunikasi, komunikasi interpersonal adalah salah satu yang paling penting.
Apalagi dalam dunia kerja yang mayoritas memiliki latar belakang yang berbeda-beda.
Melansir dari laman Every One Social, pekerjaan yang membutuhkan komunikasi efektif dan interaksi sosial mengalami pertumbuhan pesat lantaran penggunaan komunikasi interpersonal ini.
Pertumbuhan tersebut naik sebesar 12 persen dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.
Agar kemmapuan komunikasi interpersonal yang Anda lakukan berjalan secara efektif di dunia kerja, Anda perlu mengetahui jenis-jenisnya berikut ini.
Dari 4 jenis komunikasi interpersonal inilah yang bisa menjadikan alur komunikasi Anda jauh lebih efektif yang kami lansir dari laman Every One Social.
Baca juga: Kenali Apa Itu Komunikasi Interpersonal, Salah Satu Jenis Komunikasi Paling Efektif di Dunia Kerja
Baca juga: Tips Public Speaking: Pentingnya Komunikasi Nonverbal/Bahasa Tubuh & Intonasi Suara saat Presentasi
1. Menggunakan komunikasi verbal lisan
Dari namanya saja pasti Anda sudah bisa mengetahuinya.
Komunikasi lisan merupakan salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan dengan ucapan lisan.
Misalnya saja berbicara saat rapat, did alam telepon, di depan kamera hingga public speaking.
Dalam menggunakan komunikasi lisan, Anda membutuhkan pilihan-pilihan kata yang sesuai dengan topik pembicaraan.
Selain itu penggunaan intonasi suara atau nada suara juga memiliki pengaruh besar dalam keefektivitasan komunikasi interpersonal.
Pada unggahan digital platform yang bergerak di bidang industri komunikasi kreatif BerceriTalk disebutkan, jika gabungan antara intonasi dan bahasa tubuh menyumbangkan 93% dari berjalannua komunikasi efektif.
Penelitian telah menunjukkan bahwa kemampuan Anda berkomunikasi secara lisan lebih berpengaruh dalam mencari pekerjaan.
Dalam studi yang diterbitkan oleh Association for Psychological Science tahun 2015 menemukan, kandidat dinilai lebih konpeten dan cerdas dapat dilihat dari cara berkomunikasi secara lisan serta tulisan.
2. Menggunakan komunikasi verbal tulisan
Komunikasi verbal merupakan jenis komunikasi yang digunakan secara lisan dan tulisan.
Ini mencakup seluruh jenis komunikasi tertulis, seperti email, laporan, pesan, teks, slide presentasi dan masih banyak lagi.
Namun tak hanya itu saja, penggunaan GIF dan emoji juga dapat mendukung komunikasi verbal.
Di era yang seperti saat ini, semakin penting bagi Anda memiliki ketrampilan komunikasi verbal yang kuat.
Kemampuan untuk menulis dengan jelas bahkan dapat membantu kita mendapatkan pekerjaan dengan lebih mudah.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Grammarly memberikan hasil, bahwa para profesional yang menggunakan tata bahasa kurang tepat memperlampat seseorang pengguna LinkedIn mendapat posisi lebih tinggi.
Baca juga: Meminimalisir Miskomunikasi dengan Menulis Karya Ilmiah, Cocok Dilakukan Mahasiswa Baru hingga Dosen
Baca juga: Apa Itu Emotikon & Emoji di Media Sosial? Kenali Juga Manfaatnya untuk Komunikasi yang Lebih Efektif
3. Menggunakan komunikasi nonverbal
Perbedaan antara komunikasi verbal dan nonverbal terletak pada cara menggunakannya.
Jika komunikasi verbal dilakan dengan lisan dan tulisan, maka komunikasi nonverbal tidak melihatkan keduanya.
Melainkan mencakup bahasa tubuh, gerakan tangan, ekspresi hingga kontak mata.
Tak hanya itu saja, simbol-simbol tertentu juga termasuk dalam jenis komunikasi nonverbal.
Misalnya Anda menggunakan pakaian batik saat bekerja.
Pakaian batik tersebut memiliki makna tersendiri yang sudah pasti berbeda-beda pada setiap motifnya.
Cara membedakan komunikasi efektif dengan bahasa nonveral ialah saat Anda mengucapkan "selamat pagi" dengan nada yang ramah dan mengucapkan kata serupa dengan nada sarkas.
Sudah pasti pendengar akan jauh lebih memilih dengan nada yang ramah ketimbang nada sarkas.
4. Rajin mendegarkan orang lain yang sedang berbicara
Mendengar merupakan salah satu kunci sukses komunikasi yang efektif.
Meski mendengar, Anda tidak hanya tahu tentang suatu informasi, melainkan juga memahami inti dan makna dari informasi tersebut.
Aspek sebagai pendengar yang aktif melibatkan beberapa hal.
Misalnya dengan menggunakan bahasa nonverbal, misalnya kontak mata, menganggukkan kepala dna mencatat.
Anda juga bisa memberikan timbal balik berupa kata-kata pendukung seperti 'uumm, hmm, iyaa, oke" dan lain sebagainya.
(TribunPalu.com/Hakim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/komunikasi-interpersonal-bicara-di-depan-umum-public-speaking.jpg)