Breaking News:

Lawan Covid

Tempat Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD Undata Palu Tersisa 1 Gedung Berkapasitas 30 Kasur

Tempat tidur untuk Pasien Covid-19 di RSUD Undata Kota Palu tersisa 30 bad atau kasur, Senin (25/10/2021).

Penulis: Nur Saleha | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Direktur Pelayanan RSUD Undata Palu dr Amsyar Praja 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Tempat tidur untuk Pasien Covid-19 di RSUD Undata Kota Palu tersisa 30 bad atau kasur, Senin (25/10/2021).

Menurut Direktur Pelayanan RSUD Undata Palu dr Amsyar Praja mengatakan, saat ini tersisa satu gedung untuk pasien Covid-19 dengan kapasitas jumlah tempat tidur kurang lebih berjumlah 30.

"Sebagian kita sudah tutup, sekarang tinggal satu gedung atau ruangan dari lima gedung yang sebelumnya telah kita siapkan," ungkapnya, Senin sore.

Amsyar mengungkapkan, ruangan yang telah ditutup itu dialihkan kembali dengan fungsinya semula yaitu sebagai ruang pelayanan umum.

Sebelumnya kata Amsyar, RSUD Undata Palu telah membuka fasilitas pelayanan dengan lima ruangan dengan jumlah bad 110.

Baca juga: Gempa 3,9 Magnitudo Guncang Banggai, Selang 3 Jam dari Gempa 3,7 Magnitudo di Morowali

Baca juga: KONI Sulteng Sumbang Rp 10 Juta pada Kejuaraan Turnamen Bulu Tangkis di Tinombo Parimo

Jumlah bad tersebut dikhusukan untuk penanganan dan perawatan pasien Covid-19.

Sementara dengan menurunnya kasus Covid-19 yang ditangani pihak RSUD Undata Palu maka sebagain dari ruangan diubah kembali seperti semula.

"Tetap kita persiapkan satu ruangan hanya untuk mengantisipasi saja, khawatir jika terjadi lonjakan lagi," tutur Amsyar.

"Jadi dari 110 bad itu dengan 5 ruangan atau gedung isolasi yang kita buka sebelumnya maka dengan turunnya angka Covid-19 disini, maka sekarang kurang lebih 30 bad yang kami siapkan untuk pasien Covid-19," tambahnya.

Terakhir, Amsyar berharap masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan.

"Walaupun level PPKM telah turun, tetapi bukan berarti masyarakat lalai atau abai terhadap protokol kesehatan Covid-19, intinya kasus Covid-19 naik atau turun itu tergantung dari diri sendiri, maka dari itu prokes selalu dijaga," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved