Breaking News:

Banggai Hari Ini

Polres Banggai Teken MoU dengan KPU terkait Data Pemilih Berkelanjutan

Polres Banggai bersama KPU teken Mou terkait Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) di aula kantor KPU Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/ASNAWI ZIKRI
Polres Banggai bersama KPU teken Mou terkait Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) di aula kantor KPU Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa (26/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Kapolres Banggai AKBP Satria Adrie Vibrianto menghadiri kegiatan penandatanganan nota kesepahaman atau  Memorandum of Understanding (MoU) terkait Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) di aula kantor KPU Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa (26/10/2021).

Kapolres Satria mengatakan, pemilihan umum merupakan salah satu syarat dari negara demokrasi, termasuk Indonesia. 

“Untuk itu dukungan semua pihak menjadi keharusan, demikian pula dari pihak kepolisian,” kata Satria.

Secara khusus AKBP Satria, menyambut baik nota kesepahaman dan bersepakat agar Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 mendatang tidak bermasalah.

“Dan tentu saja dengan kompleksitasnya yang lebih besar dari sebelumnya, karena hajatannya pada tahun yang sama,” tuturnya.

Baca juga: Unismu Palu Gelar Workshop Percepatan Jabatan Fungsional Dosen Lektor Kepala dan Guru Besar

Baca juga: Meski Dihajar 0-5 Lawan Liverpool, Manchester United Pastikan Posisi Ole di Kursi Manajer Masih Aman

Satria mengaku, tantangan kedepan sepertinya akan lebih besar. 

Olehnya itu, Polres Banggai sepakat dengan KPU agar sejak jauh hari merencanakan dan bekerja.

Sehingga saat pemilihan di 2024 nanti tidak menimbulkan gesekan.

“Sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pugkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banggai, Zaidul Bahri Mokoagow mengatakan, kesepahaman ini bertujuan untuk memeperoleh data pemilih yang akurat, lengkap, dan muktahir.

Khususnya bagi aparat kepolisian yang telah purnah tugas untuk dapat dimasukan ke dalam data pemilih.

Begitu pula bagi rakyat sipil yang telah menjadi anggota kepolisian dapat dikeluarkan dari data pemilih.

Zaidul menengaskan, kegiatan ini bertuajuan agar KPU sejak jauh hari dapat menyusun data pemilih  untuk memperoleh Data Pemilih Tetap (DPT) yang  baik, akurat, dan mutahir pada Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024.

"Sehingga DPT tidak diplesetkan menjadi Data Permasalahan Tetap," kata Zaidul. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved