Berbeda dengan Makanan dan Minuman Lain, Berikut Ini Fungsi Tanggal Kadaluarsa Air Mineral Kemasan
Tanggal kadaluarsa dalam air mineral ditujukan bukan untuk air dalam kemasan tersebut, namun ditujukan untuk kemasan plastiknya.
TRIBUNPALU.COM- Umumnya semua makanan dan minuman kemasan yang dijual bebas pasti memiliki tanggal kadaluarsa.
Tanggal kadaluarsa ini bertujuan untuk memberikan jangka waktu tertentu bagi para konsumen untuk menyimpan makanan atau minuman yang telah dibeli.
Selain itu, menurut kutipan Kompas.com dari Wonderpolis, tanggal kadaluarsa dari suatu makanan atau minuman kemasan berfungsi untuk mempertimbangkan jenis karakterristik makanan, kemasan, suhu saat disimpan dalam jangka waktu lama.
Jika makanan dan minuman sudah jatuh tempo tanggal kadaluarsa lalu Anda mengonsumsinya maka umumnya tidak menjadi masalah yang serius.
Namun, jika makanan dan minuman tersebut menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas menjadi lebih buruk, maka wajib bagi Anda untuk tidak mengonsumsinya.
Lalu bagaimana dengan air mineral kemasan?
Pernahkah Anda berpikir jika air mineral kemasan ternyata juga memiliki tanggal kadaluarsa?
Jika Anda belum mengetahuinya, Anda dapat menyimak artikel ini lebih sampai akhir.
Tidak hanya makanan dan minuman kemasan saja yang memiliki tanggal kadaluarsa, namun air mineral kemasan yang dijual bebas ternyata juga memiliki kadaluarsa.
Merangkum dari KompasTV, jika fungsi tanggal kadaluarsa pada makanan dan minuman lainnya berfungsi untuk mempertimbangkan karakteristik makanan, kemasan dan suhu saat disimpan dalam jangka waktu tertentu, namun fungsi tanggal kadaluarsa pada air mineral memiliki perbedaan.
Fungsi tanggal kadaluarsa pada air mineral tidak ditujukan untuk air mineral yang ada didalamnya tersebut.
Tanggal kadaluarsa pada air mineral justru ditujukan untuk botol kemasannya.
Botol kemasan air mineral yang terbuat dari bahan plastik akan mengalami penurunan kualitas atau rusak dalam jangka waktu tertentu.
Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi air mineral kemasan yang disimpan dalam botol yang sudah melebihi tanggal kadaluarsanya.
Untuk itu, agar kemasan lebih bertahan lama, sebaiknya Anda juga memperhatikan penyimpanan air mineral tersebut.
Hindari menyimpan air mineral kemasan pada suhu yang terlalu tinggi atau tempat yang terlalu panas.
Hal ini bertujuan untuk menghindari rusaknya kemasan air mineral tersebut yang nantinya akan mempengaruhi kualitas rasa dari air mineral yang akan Anda konsumsi.
Namun, perlu Anda ketahui bahwa pada umumnya air mineral tetap aman dikonsumsi walaupun melebihi tanggal kadaluarsa asalkan Anda memperhatikan penyimpanannya yang sudah disebutkan di atas.
Air mineral biasanya aman dikonsumsi dalam jangka waktu enam bulan.
Namun, jika Anda menyimpannya lebih dari waktu tersebut dan tidak memiliki berbagai tanda-tanda penurunan kualitas umumnya air mineral tersebut masih aman dikonsumsi.
Lalu bagaimana air mineral yang sudah tidak boleh dikonsumsi?
Nah, air mineral kemasan sebaiknya tidak dikonsumsi lagi jika menunjukkan ciri-ciri berikut ini :
- Berbau
- Berubah warna
- Terdapat mikoorganisme berbahaya
- Mengandung bahan kimia berbahaya
Air mineral yang mengalami perubahan biasanya terjadi karena adanya reaksi antara air dengan karbondioksida yang membuat air mineral mengalam perubahan mulai dari rasa hingga warna.
Baca juga: Benarkah Diet Air Putih Bermanfaat untuk Menurunkan Berat Badan? Simak Penjelasannya Berikut Ini
(TribunPalu.com/Linda)