Lakukan Hal Ini Jika Lupa Jumlah Rakaat Salat: Tunaikan Sujud Sahwi hingga Buang Keragu-raguan

Berikut ini kami sampaikan hal-hal yang bisa Anda lakukan saat lupa dengan rakaat salat.

TRIBUNPALU.COM
Ilustrasi sujud sahwi 

Sujud sahwi merupakan dua sujud yang dilakukan oleh orang yang salat untuk menggantikan kesalahan yang terjadi di dalam salatnya karena lupa.

Sujud Sahwi dilakukan dengan cara melakukan dua sujud sebelum atau sesudah salam dan bacaannya adalah sama dengan bacaan sujud lainnya di dalam salat.

Baca juga: Usai Resmikan Masjid SMA Al Azhar Mandiri Palu, Hadianto Pimpin Salat Berjamaah

Baca juga: Sebut Perintah Salat 5 Waktu Tak Ada di Al-Quran, Ade Armando Jadi Trending Topik di Twitter

Jamaah Masjid Jami Al-Istigfar Jl RE Martadinata, Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, makan bersama usai Salat Id, Kamis (13/5/2021).
Jamaah Masjid Jami Al-Istigfar Jl RE Martadinata, Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, makan bersama usai Salat Id, Kamis (13/5/2021). (TRIBUNPALU.COM/ELA)

Bacaan sujud sahwi tetap sama seperti lainnya di dalam shalat.

Sujud sahwi dilaksanakan sebelum salam pada dua keadaan:

Apabila terjadi pengurangan, misalnya melupakan tasyahud pertama.

Jika hal tersebut karena ragu yang dia tidak dapat memutuskan mana dari dua kemungkinan yang lebih condong dalam pikirannya.
Sujud sahwi dilaksanakan setelah salam ketika:

Apabila terjadi penambahan di dalam salat, juga termasuk seseorang yang lupa suatu kewajiban salat dan telah melakukan salam sebelum menyempurnakan shalatnya, lalu ia mengingat apa yang dilupakannya (setelah salam) dan (kembali untuk) menyempurnakan salatnya.

Jika hal itu karena lupa, ketika salah satu dari dua kemungkinan lebih condong dalam pikiran seseorang.

  • Kedua, Anda dapat membuang keraguan dalam hal tersebut.

Dalam sebuah hadis dijelaskan apabila mengalami kelupaan rakaat dalam salat, maka dianjurkan untuk membuang keraguan dan mengambil keyakinan.

يَسْجُدُ سَجْدَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ فَإِنْ كَانَ صَلَّى خَمْسًا شَفَعْنَ لَهُ صَلاَتَهُ وَإِنْ كَانَ صَلَّى إِتْمَامًا لأَرْبَعٍ كَانَتَا تَرْغِيمًا لِلشَّيْطَانِ

“Apabila kalian ragu dalam shalatnya, dan tidak mengetahui berapa rakaat dia shalat, tiga ataukah empat rakaat maka buanglah keraguan itu, dan ambilah yang yakin.

Kemudian sujudlah dua kali sebelum salam. Jika ternyata dia shalat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan shalatnya.

Lalu jika ternyata shalatnya memang empat rakaat, maka sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan.”

Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam saat menjadi imam pernah lupa gerakan shalat tertentu, bahkan salah menetapkan jumlah bilangan rakaat, sehingga beliau melakukan sujud sahwi.

(TribunPalu.com/Hakim)

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved