Bagai Langit dan Bumi, Terungkap Perbedaan Harga Motor MotoGP dan WSBK
Secara popularitas, MotoGP dan WSBK merupakan ajang yang memiliki pamor besar di dunia balap motor.
TRIBUNPALU.COM - Masyarakat Indonesia baru saja merasakan euforia ajang balap motor WSBK.
Ajang balap motor WSBK telah selesai dihelat di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, 19-20 November 2021.
Kabar baiknya, ajang balap motor lainnya, yakni MotoGP juga akan dihelat di Sirkuit Mandalika tahun depan.
Berdasarkan kalender MotoGP 2022, Sirkuit Mandalikan akan menjadi tuan rumah seri kedua pada bulan Maret 2022.
Secara popularitas, MotoGP dan WSBK merupakan ajang yang memiliki pamor besar di dunia balap motor.
Baca juga: Gelaran WSBK di KEK Mandalika Bakal Dorong Eksposur Pariwisata Indonesia
Keduanya sama-sama mendapat status kejuaraan balap motor tingkat dunia oleh FIM, federasi motor internasional.
Perbedaan antara MotoGP dan WSBK adalah spesifikasi motor yang digunakan dalam lomba.
MotoGP mempunyai motor purwarupa dengan pengaturan khusus yang untuk ajang balap paling glamor tersebut.
Sementara WSBK menggunakan motor kelas superbike yang diproduksi massal, artinya motor WSBK dapat dibeli secara bebas.
Meski demikian, tentu saja ada perbedaan nyata antara komponen dan setelan motor balap WSBK dengan motor serupa yang dijual di pasaran.
Baca juga: Cerita Haru Scott Redding Jelang WorldSBK Mandalika, Tuntaskan Janji ke Bocah Lombok Penjual Gelang
Fakta bahwa MotoGP menggunakan motor yang didesain secara khusus membuat selisih biaya yang dikeluarkannya berbeda jauh dengan WSBK.
Harga Motor MotoGP
Motor pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menjadi contoh.
Mengutip artikel Motorplus-Online yang melansir data dari BoxRepsol, satu motor tim pabrikan dibandrol dengan harga 3 juta Euro alias Rp47,8 miliar.
Sementara tim satelit perlu menyediakan bujet sebesar 2 juta Euro atau Rp 32 miliar untuk menyewa dua paket motor MotoGP dalam semusim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/rider-wsbk.jpg)