Breaking News:

Palu Hari Ini

Huntap Balaroa Bakal Dibangun Ruang Terbuka Hijau, NGO Siapkan Dana Rp 1 Miliar

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menerima kunjungan perwakilan UCLG ASPAc yang merupakan persatuan pemerintah daerah di wilayah Asia-Pasifik.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Pemkot Palu
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menerima kunjungan perwakilan UCLG ASPAc yang merupakan persatuan pemerintah daerah di wilayah Asia-Pasifik, Selasa (23/11/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menerima kunjungan perwakilan UCLG ASPAc yang merupakan persatuan pemerintah daerah di wilayah Asia-Pasifik, Selasa (23/11/2021) siang.

Berlangsung di ruang kerjanya Wali Kota Palu Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus berkoordinasi terkait dengan pembangunan ruang terbuka publik.

Rencananya ruang terbuka akan di bangun di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Balaroa yang merupakan bantuan dari UCLG ASPAc.

"Hari ini kita bertemu dengan Wali Kota, mau minta persetujuan terkait desain pembangunan ruang terbuka publik di kawasan Huntap Balaroa," ujar perwakilan UCLG ASPAc Helmi Abidin.

Baca juga: Warga Longkoga Barat Unjuk Rasa di DPRD Banggai, Pertanyakan Keputusan DPMD soal Calon Kades

Baca juga: HUT PGRI, Guru di Banggai Minta Perhatian Pemerintah

Menurut Helmi Abidin, desain ruang terbuka publik ini telah disepakati oleh masyarakat setempat.

Kesepakatan itu dilakukan melalui Forum Group Discussion (FGD) yang telah digelar bersama dinas terkait.

"Desainnya dibuat oleh tim arsitek Tadulako. Nah sekarang ini kita menunjukkan kepada Wali Kota tentang desain yang telah dibuat, kemudian menunggu arahan beliau terkait dengan pembangunannya," ungkapnya.

Helmi Abidin menjelaskan, bahwa pendanaan pembangunan ruang terbuka publik ini bersumber dari hasil pengumpulan dana beberapa kota di Perancis pascabencana 2018 silam.

Dana terkunpul dengan total 100 ribu dolar yang jika di rupiahkan sekitar Rp1 miliar.

"Semoga dengan uang yang sedikit itu, diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat di Balaroa. Ini juga sebagai upaya mendukung visi misi Pemerintah Kota Palu dalam membangun ruang terbuka hijau di Kota Palu," imbuhnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved