Breaking News:

sulteng Hari Ini

OJK Sebut Usaha Asuransi di Sulteng Masih Tertekan Dampak Pandemi Covid-19

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat sektor usaha asuransi di Sulteng masih tertekan dampak Pandemi Covid-19.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Kepala OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar Saat Membuka Kegiatan Kumpul Jurnalis 2021 di Danau Poso Resort, Kecamatan Tentena, Kabupaten Poso, Sulteng, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, POSO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat sektor usaha asuransi di Sulteng masih tertekan dampak Pandemi Covid-19.

Kepala OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar menjelaskan, itu terjadi pasca pandemi Covid-19.

Dengan pencapaian kinerja untuk Premi Asuransi umum, tercatat sebesar Rp 129 miliar.

Itu menurun hingga 18,34 persen pertumnuhan dari tahun ke tahun.

Sedangkan Klaim tercatat sebesar Rp 44,63 miliar, itu menurun hingga 30,47 persen.

"Namun untuk Premi Asuransi Jiwa tercatat sebesar Rp 324 miliar meningkat 10,24 persen. Untuk klaim sebesar Rp 278 miliar, meningkat 16,67 persen," ujar Gamal saat membuka kegiatan kumpul jurnalis 2021, di Danau Poso Resort, Kecamatan Tentena, Kabupaten Poso, Sulteng, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: KPU Belum Pastikan Ketambahan Jumlah Kursi DPRD Kota Palu di Pemilu 2024

Baca juga: OJK Sebut Kondisi Sektor Jasa Keuangan di Sulteng Semakin Membaik

Meski demikian, Ojk memproyeksi tren peningkatan kinerja Sektor Jasa Keuangan di Sulteng masih akan berlanjut.

Itu seiring dengan perbaikan ekonomi masyarakat, akibat kebijakan stimulus perekonomian.

"Dan dengan adanya re-opening aktivitas ekonomi secara bertahap, percepatan vaksinasi, dan penurunan tingkat penyebaran COVID-19," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved