Breaking News:

ASN Dilarang Cuti Selama Natal dan Tahun Baru, Berlaku 24 Desember 2021-2 Januari 2022

ASN dilarang mengambil cuti dan bepergian keluar daerah selama periode Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

Editor: Putri Safitri
Tribun Timur/Sanovra Jr
ILUSTRASI TAHUN BARU - PPKM level diterapkan saat Libur Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia, pemerintah larang pesta kembang api hingga perketat protokol kesehatan. 

TRIBUNPALU.COM - Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang mengambil Cuti dan bepergian keluar daerah selama periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru). 

Larangan tersebut berlaku pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

“Ini dilakukan sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan COVID-19 yang berpotensi meningkat dikarenakan perjalanan orang selama Nataru,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB No. 26/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti Bagi Pegawai ASN Selama Periode Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. 

Peraturan ini dibuat sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 62/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Baca juga: Jokowi Terseret Polemik Gelar Formula E, DPRD DKI: Makin Ngawur, Tak Perlu Bawa Nama Presiden

Baca juga: Hadianto Raih Penghargaan Resident Administration System di Jakarta

Namun perlu diketahui, berdasarkan SE Menteri PANRB No. 13/2021, pembatasan Cuti dan bepergian ke luar daerah untuk ASN juga telah diatur. 

ASN dilarang mengambil Cuti dan bepergian ke luar daerah di minggu yang sama dengan hari libur nasional, baik sebelum maupun sesudah, yang berarti jatuh sejak 20 Desember 2021. 

Sehingga ASN dilarang untuk Cuti dan bepergian ke luar daerah mulai 20 Desember 2021.

Larangan dikecualikan bagi ASN yang Cuti melahirkan dan Cuti sakit bagi PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Selain itu, Cuti karena alasan penting juga diperbolehkan bagi PNS. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved