Minggu, 26 April 2026

Sigi Hari Ini

Seragam Loreng Amankan Lomba Pacuan Kuda, Ketua DPRD Sulteng Mengenang Ayahanda

Sejumlah personel dari Korem 132 Tadulako bersama-sama memindahkan starting grid ketempat lebih aman.

TribunPalu.com/Moh Salam
Sejumlah personel TNI dari Korem 132 Tadulako saat mengamankan lomba pacuan kuda dengan memperebutkan piala Danrem 132 TDL, Minggu (28/11/2021). 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Lomba Pacuan Kuda dengan memperebutkan Piala Danrem 132 Tadulako cukup menarik.

Pasalnya kegiatan tersebut dijaga ketat dari pihak TNI.

Setiap sudut dan titik dijaga pihak dari Korem 132 Tadulako.

Sejumlah personel dari Korem 132 Tadulako bersama-sama memindahkan starting grid ketempat lebih aman.

Sesaat akan memulai start, maka starting grid dimasukan kedalam lintasan pacuan kuda.

Diketahui lomba pacuan kuda tersebut digelar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulawesi Tengah.

Baca juga: Pordasi Sulteng Gelar Pacuan Kuda, Piala Danrem 132 Tadulako Diperebutkan

Baca juga: BREAKING NEWS: Desa Lumbumamara Donggala Diterjang Banjir Bandang, 30 KK Mengungsi

Bekerjasama dengan Korem 132 Tadulako.

Pantauan TribunPalu.com, pacuan kuda hanya berlangsung selama satu hari, Minggu (28/11/2021).

Bertempat di Desa Bora Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Sepanjang lintasan dijaga oleh personel TNI.

Hal itu agar penonton tidak memasuki wilayah ataupun jalur lomba.

Tidak sedikit saat kuda-kuda akan mencapai finish, masyarakat yang menonton pun memasuki arena lintasan.

Namun dengan sigap personel TNI langsung menegur agar penonton kembali ketempat lebih aman.

Hadir dalam perlombaan kuda itu, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Nilam Sari Lawira didampingi Ketua Pordasi Sulteng Anjas Lamatata. 

Ketua DPRD Sulteng Nilam Sari Lawira mengaku senang dengan dilaksanakannya lomba pacuan kuda ini.

"Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan membuka acara Lomba Pacuan Kuda yang diselenggarakan oleh Pordasi Sulteng untuk memperebutkan Piala Danrem 132 Tadulako ini," ungkap Nilam, sesaat membuka kegiatan tersebut, Minggu (28/11/2021)

Baca juga: Sempat Tertutup Longsor, Arus Lalulintas di Jalur Kebun Kopi Parimo Kembali Normal

Ia pun berharap dengan event lomba pacuan kuda ini dapat menggiatkan kembali olahraga kuda di Sulawesi Tengah

"Semoga event ini merupakan awal untuk menggiatkan kembali olahraga pacuan kuda di Sulawesi Tengah," ujarnya.

Saat menyaksikan race pertama pacuan kuda, Ia pun kembali teringat kenangan masa lalunya saat menjadi ketua Pordasi saat itu.

"Tentunya moment ini mengingatkan kembali saya pada masa-masa lalu saat Ayahanda saya menjabat sebagai ketua Pordasi Sulteng. Alhamdulillah hari ini juga menjadi ajang silaturahmi tokoh-tokoh dan masyarakat pecinta kuda termasuk saya," pungkas Istri Wakil Ketua DPP Partai Nasdem itu.

Lomba race pertama pun dimulai pukul 11.30 Wita.

Dalam race pertama diikuti sebanyak empat orang. 

Race pertama dengan menempuh jarak 1200 meter kelas terbuka.

Kuda jenis jantan bernama Royal Panter dengan plana nomor 4 berhasil menjuarai dalam race pembuka tersebut.

Kemudian posisi kedua diisi oleh Bintang Zero jenis jantan, disusul kuda jenis Betina Putri Permataku diurutan ketiga dan posisi terakhir diisi nomor plana nomor 3. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved