Breaking News:

Polisi Amankan 2 Ribu File Video Terkait Kasus Aksi di Bandara Jogja dari Pemilik Akun siskaeee

"Atas pengungkapan ini, kami menemukan sekitar 2.000 video dan 3.700 file foto tersimpan di Hp 150 GB dan di dalam sebuah hardisk."

Editor: Bobby Wiratama
Handover
Siskaeee 

TRIBUNPALU.COM - Pemeriksaan tersangka pemeran video pamer aurat di tempat parkir Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo berlanjut.

Ujungnya polisi juga menemukan file video vulgar dan foto selfie milik tersangka FCN.

Video-video ekshibionis yang diproduksi sejak 2017 hingga 2021 mencapai 2.000 file, dan 3.700 di antaranya jenis foto.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda DIY, AKBP Roberto Gomgom Manorong Pasaribu, mengatakan setelah ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian menggeledah tempat tinggal FCN di Kabupaten Slema

Seluruh barang bukti berupa baju, laptop, serta dekorasi untuk membuat konten ekshibionis tersebut disita oleh penyidik termasuk beberapa koleksi video yang telah diproduksi FCN.

Baca juga: Malu Sampai ke Ubun-ubun, Pamer Latihan Jadi Bhayangkari, Ternyata Pacarnya Polisi Gadungan

Baca juga: Harapan Sandiaga Uno saat Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Miss Grand International 2022

"Atas pengungkapan ini, kami menemukan sekitar 2.000 video dan 3.700 file foto tersimpan di Hp 150 GB dan di dalam sebuah hardisk. Itu kami jadikan barang bukti," ujarnya dalam jumpa pers, Selasa (7/12/2021).

Atas temuan itu, Roberto bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI untuk memblokir konten-konten yang berkaitan dengan Siskaeee_ofc.

Polisi mengamankan perempuan yang diduga pemeran video senonoh di Bandara YIA. Terduga diamankan di sbeuah stasiun kereta di Bandung, Sabtu (4/12/2021).
Polisi mengamankan perempuan yang diduga pemeran video senonoh di Bandara YIA. Terduga diamankan di sbeuah stasiun kereta di Bandung, Sabtu (4/12/2021). (Dokumentasi Humas Polres Kulon Progo)

"Kami bekerjasama dengan Kominfo agar segera take out seluruh video dan foto berkaitan dengan S," ungkapnya.

Keuntungan Ekonomi

Tersangka juga diketahui mendapat keuntungan ekonomi sebesar Rp15 juta hingga Rp20 juta perbulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved