Ingatkan KSAD Dudung Fokus Urus KKB Papua, Habib Bahar: Giliran Sama Ormas Islam Galak
Habib Bahar bin Smith meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman fokus mengurusi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Habib Bahar meminta Dudung lebih baik mengurusi KKB atau OPM saja.
"Kalau gak tahu urusan agama kau diam. Urus KKB sana, urus OPM. Giliran sama ormas Islam galak, sama teroris OPM, kau mau rangkul.
Itu OPM teroris. Apapun sukunya, apapun agamanya kalau mau melepaskan diri dan memberontak dari NKRI, mereka adalah teroris dan wajib diperangi, bukan dirangkul," kata Habib Bahar.
"Jangan OPM dirangkul, ormas Islam dimusuhin," katanya.
Habib Bahar juga menyentil Habib Husein yang membela pernyataan Jenderal Dudung Abdurrachman.
Dia mengatakan, Habib Husein Ba’agil dan Jenderal Dudung selama ini punya hubungan dekat, namun sayangnya Habib
Husein Ba’agil tidak menegur Jenderal Dudung atas pernyataan itu.
“Kan ada wali yang deket sama kau, Habib Ba’agil. Kenapa dia nggak tegur (Dudung),” ujarnya.
Selain itu Habib Bahar juga menyayangkan sikap Jenderal Dudung.
Sebab seharusnya sebelum mengeluarkan pernyataan itu, Jenderal Dudung bisa mendiskusikan terlebih dahulu dengan dengan Habib Ba’agil, agar pernyataan yang dikeluarkan tidak membuat kontroversi.
“Kenapa (Dudung) nggak minta nasihat dulu?,” katanya.
Meski begitu, Habib Bahar mendukung kebijakan Jenderal Dudung untuk merekrut santri penghafal Al-Quran untuk dijadikan prajurit TNI.
"Jadi kalau ada pernyataan baik dari si Dudung kita ambil. Contoh saya lihat, saya dengar, saya baca, si Dudung bilang kami mau ambil santri-santri penghafal Quran untuk jadi prajurit TNI, bagus itu,kita dukung, betul," kata Habib Bahar. (*)
(Sumber: Tribun-Timur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/jenderal-dudung-dan-habib-bahar.jpg)