Breaking News:

Teroris Poso

Perburuan Teroris Poso Dilakukan di Wilayah 504 Ribu Hektare, Operasi Madago Raya Terbagi 4 Sektor

Kaops Madago Raya Brigjen Pol Reza Arief Dewanto bersama rombongan menyisir wilayah Sektor IV meliputi Kabupaten Sigi sampai dengan Napu Poso.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Polda Sulteng
Kaops Madago Raya Brigjen Pol Reza Arief Dewanto bersama rombongan menyisir wilayah Sektor IV meliputi Kabupaten Sigi sampai dengan Napu Poso. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wilayah Operasi tim Satgas Madago Raya dalam perburuan kelompok DPO Teroris MIT Poso kurang lebih memiliki luas 5.049 Km2 (Kilometer Persegi) atau sekitar 504.900 hektar.

Wilayah itu terbagi menjadi empat sektor dari Kabupaten Poso, Kabupaten Parimo, dan Sigi.

Terdapat 28 tim kejar TNI-Polri dan 40 Pos sekat di wilayah Operasi Madago Raya tersebut.

Kabid Humas Satgas Madago Raya Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, wilayah terluas itu berada pada sektor IV.

Itu terhitung dari Wilayah Kabupaten Sigi sampai dengan Napu, Kabupaten Poso.

"Dengan luas kurang lebih 2.598 Kilometer persegi atau 259.800 hektar, kata Didik.

"Dan terdapat 13 pos sekat dijaga oleh Tni-Polri, di wilayah sektor IV," tambahnya menuturkan.

Adapun saat ini tim Satgas Madago Raya masih melakukan perburuan tiga DPO MIT Poso tersisa.

Antaranya, Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Mukhlas dan Suhardin alias Hasan Pranata.

"Kami terus mengimbau, untuk sisa Dpo itu sebaiknya segera menyerahkan diri," kata Didik.

"Selain itu, kepada warga di lokasi wilayah operasi untuk menghentikan memberikan bantuan makanan atau bantuan dalam bentuk lainnya, karena ada konsekuensi hukum bila ditemukan dilapangan," tutupnya menuturkan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved