Kamis, 7 Mei 2026

Kronologi Haikal Hassan Diusir Warga di Malang, Denny Siregar: Mulutnya Manis, Hatinya Berbisa

Peristiwa pengusiran terhadap Haikal Hassan terjadi di Kota Malang, Sabtu (22/1/2022) malam.

Tayang:
Twitter
Viral di media sosial Ustadz Haikal Hassan diusir massa saat ceramah di Malang Jawa Timur. 

TRIBUNPALU.COM - Berikut kronologi Haikal Hassan diusir warga ketika berada di Malang.

Peristiwa pengusiran terhadap Haikal Hassan terjadi di Kota Malang, Sabtu (22/1/2022) malam.

Video memperlihatkan pengusiran terhadap Haikal Hassan pun viral di media sosial.

Video itu tersebar luas di media sosial, salah satunya diunggah akun Twitter pegiat media sosial Denny Siregar.

Baca juga: Edy Mulyadi Sebut Kalimantan Tempat Buang Jin, Wakil Ketua DPD Tersinggung hingga Mengutuk Keras

Dalam narasi cuitan di video yang diunggahnya, Denny Siregar menyampaikan informasi bahwa tayangan dalam video unggahannya itu adalah momen saat Ustadz Haikal Hassan diusir dari Malang.

"Haikal Hassan diusir dari Malang. Dulu mereka dipuja-puja. Sekarang terhina," kata Denny dalam cuitannya.

"Cerah banget gua pagi ini, mendengar si babeh itu diusir dari Malang. Orang itu ular. Mulutnya manis, hatinya berbisa," tulis Denny Siregar dalam tweet lainnya.

Berdasarkan informasi yang tertera dalam video unggahan Denny Siregar itu, disebut Ustadz Haikal Hassan diusir warga lantaran dikhawatirkan akan merusak toleransi beragama di Kota Malang.

“Sehingga dikhawatirkan merusak toleransi antar agama yang sudah terbangun baik di Kota Malang,” demikian tertulis dalam narasi yang tertera di video itu.

Baca juga: Berani Sebut Prabowo Macan Mengeong hingga Hina IKN di Kalimantan, Siapa Itu Edy Mulyadi?

Dalam video tampak Ustadz Haikal Hassan dengan dikawal sejumlah aparat keamanan tengah keluar dari sebuah bangunan.

Ia langsung disambut teriakan sejumlah warga yang sudah menunggunya di depan pintu bangunan.

Massa berteriak memintaUstadz Haikal Hassan segera pergi dari Kota Malang.

“Usir, usir, usir Haikal. Usir Haikal sekarang juga. NKRI harga mati!,” teriak warga.

Dengan pengawalan ketat, Haikal yang mengenakan topi khasnya terlihat masuk dalam mobil Pajero.

Dari hasil penelusuran Suryamalang.com (Jaringan Warta Kota), diketahui kejadian itu terjadi di Gedung Muamalah, yang terletak di Jalan Nusakambangan, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada Sabtu (22/1/2022) sore.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved