Olivia Nathania Gunakan Cara Licik untuk Menipu, Korban Minta Anak Nia Daniaty Dihukum Maksimal

Kelicikan anak Nia Daniaty, Olivia Nathania terkait penipuan rekrutmen CPNS diungkap para korban.

Wartakota/Arie Puji wWluyo
Olivia Nathania (berbaju biru dan masker hitam) tiba di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (11/10/2021) pukul 11.50 WIB didampingi pengacaranya, Susanti Agustina. Anak Nia Daniaty Olivia Nathania Penuhi Panggilan Polisi sebagai Saksi Kasus Penipuan 

TRIBUNPALU.COM - Kelicikan anak Nia Daniaty, Olivia Nathania diungkap para korban.

Karnu adalah salah satu pelapor yang membuat Olivia Nathania duduk sebagai terdakwa kasus penipuan CPNS mengaku mendapat tawaran dari Olivia Nathania, untuk bisa meloloskan anaknya mengikuti tes CPNS.

Kala itu, Olivia Nathania mengaku direktur batubara kepadanya. 

"Ya karena memang kami diiming-imingu beliau (Oi). Lalu dia juga bisa memasukkan karena dia punya link di dalam untuk orang BK-nya. Menjamin masuk 100 persen," kata Karnu ketika ditemui usai sidang Olivia Nathania, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/1/2022). 

Karena tergiur atas iming-imingan dari Oi,  Karnu pun langsung mengirimkan uang agar anaknya bisa menjadi PNS. 

Baca juga: Cara Olivia Nathania Yakinkan Korbannya, Sebut Mereka akan Gantikan PNS yang Dipecat dan Meninggal

Olivia Nathania jalani sidang perdana kasus penipuan CPNS secara virtual dari Rutan Polda Metro Jaya, Rabu (26/1/2022).
Olivia Nathania jalani sidang perdana kasus penipuan CPNS secara virtual dari Rutan Polda Metro Jaya, Rabu (26/1/2022). (tangkapan layar)

"Uang yang masuk kesana Rp 40 juta untuk masukin anak saya," ucap Karnu. 

Kuasa hukum Karnu, Desi Hadi Saputri menyebutkan kliennya diiming-imingi kemewahan dan juga meyakini anak Karnu bisa lolos CPNS. 

"OI juga bilang kalau dia seorang direktur PT batubara dan dia kenal dengan para pejabat itu yang meyakinkan para korban," jelas Desi Hadi Saputri. 

"Dan pembayarannya itu uang cash diberikan ke Oi dan kalau non tunai menggunakan rekening Rafly," sambungnya. 

Sidang Kasus CPNS Fiktif dengan terdakwa Olivia Nathania, Hari Ini di Pengadilan negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2022)
Sidang Kasus CPNS Fiktif dengan terdakwa Olivia Nathania, Hari Ini di Pengadilan negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2022) (tangkapan layar)

Desi mewakili Karnu sebagai pelapor, menyerahkan semua proses ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), agar masalah yang dihadapi kliennya kepada Olivia Nathania bisa selesai. 

"Kami meminta kepada JPU untuk memberikan sanksi semaksimal mungkin," ujae Desi. 

Diberitakan sebelumnya, salah satu korban bernama Karnu melaporkan Olivia Nathania dan suaminya, Rafly Noviyanto Tilaar ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021. 

Laporan yang teregister dengan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya itu menyangkakan dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 dan atau Pasal 263 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Penggelapan, Penipuan, serta Pemalsuan Surat. 

Sementara, korban dari kasus tersebut disebut telah mencapai 225 orang dengan kerugian ditaksir Rp 9,7 miliar. 

Polda Metro Jaya pun akhirnya menjadikan Olivia Nathania sebagai tersangka. Anak Nia Daniaty itu pun langsung di tahan sambil menunggu berkas lengkap dan disidangkan. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ungkap Kelicikan Olivia Nathania, Korban Penipuan CPNS Minta Anak Nia Daniaty Dihukum Maksimal, 

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved