Sabtu, 9 Mei 2026

Respon Santai Anies Saat Dapat Desakan Jokowi, Minta Tak Panik Hadapi Omicron: Kita Harus Tenang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendesak adanya evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) di DKI Jakarta.

Tayang:
handover/tribunbatam
Anies Baswedan dan Joko Widodo 

TRIBUNPALU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendesak adanya evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) di DKI Jakarta.

Hal itu mengingat meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa daerah, termasuk di Ibu Kota.

Mendapat desakan dari presiden, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilih untuk merespon dengan santai.

Ia meminta masyarakat tidak panik menghadapi lonjakan kasus Covid-19, khusus untuk varian Omicron.

Anies menyebut lonjakan kasus Omicron tidak hanya di Jakarta, tetapi juga terjadi di kota-kota lainnya di dunia.

"Jangan panik, karena umumnya (Omicron) gejalanya ringan atau tidak bergejala atau gejala sedang," kata Anies di Vihara Hok Tek Tjeng Sin di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (1/2/2022).

Baca juga: Cair Februari 2022, Login cekbansos.kemensos.go.id untuk Cek Bansos PKH Bulan Februari 2022

Namun demikian, Anies meminta warga yang merasakan gejala ringan agar langsung memeriksakan kondisinya dan melakukan tes Covid-19.
Baca juga: Jokowi Minta Evaluasi PTM, Anies Malah Bereaksi Santai: Hati-hati, Kita Harus Tenang
Jika merasakan gejala berat, lanjut Anies, warga bisa mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.

"Jika positif, lakukan segera isolasi secara disiplin, isolasi mandiri, supaya tidak menularkan kepada yang lain," ujar dia.

Berdasarkan data Pemprov DKI, kasus Omicron di Jakarta mencapai 2.892 kasus.

Dari jumlah itu, 1.581 kasus di antaranya merupakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Sedangkan, 1.311 kasus lainnya disebabkan transmisi lokal.

Soal PTM Gubernur Anies: Tenang, Kita Harus Tenang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespon desakan Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah kasus Covid-19 yang terus meroket.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun meminta masyarakat tidak panik dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Jadi ini situasi di mana kita harus tenang, kita harus tenang. Kita harus sadar bahwa Omicron ini meningkat, kita harus hati-hati,” ucapnya di kawasan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/2/2022).

Orang nomor satu di DKI ini mengakui bahwa penularan Covid-19 di ibu kota memang terus meningkat sepekan terakhir.

Baca juga: 100 PNS Afghanistan Dieksekusi Mati Taliban, Joe Biden Memohon Sandera Dibebaskan

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved