Virus Corona di Sulteng

12 Orang Terkonfirmasi Covid di Palu, Termasuk 2 Staf DPRD Sulteng

12 kasus yang ada di Palu saat ini merupakan klaster perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
Handover
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid memanggil semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat guna membahas penanganan kasus Covid-19, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM,PALU - Kasus COVID-19 di Kota Palu naik menjadi 12 orang, dua di antaranya staf DPRD Sulteng

Ketua tim surveilans COVID-19 Kota Palu dr Rochmat mengatakan, 12 kasus yang ada di Palu saat ini merupakan klaster perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif.

Artinya, pasien terkonfirmasi COVID-19 mempunyai riwayat perjalanan setelah berpergian dari luar Kota dan kontak erat bersama keluarga.

"Jadi untuk 12 kasus kemarin ini merupakan hasil tracing sebelumnya yang juga terkonfirmasi COVID-19. Dua staf DPRD ini terkonfirmasi setelah pulang dari Jakarta," kata dr Rochmat.

dr Rochmat menuturkan, semua pasien terkonfirmasi COVID-19 sudah mengikuti vaksinasi.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Wali Kota Hadianto Kumpulkan Kepala OPD dan Camat

Bahkan ada yang sudah menerima vaksinasi dosis ketiga yaitu booster.

"Jadi, yang kondisi pasien yang sudah vaksin dosis ketiga ini hanya mengalami gejala ringan seperti flu dan sedikit demam," ujarnya.

Olehnya Wali Kota Palu Hadianto Rasyid memanggil semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat guna membahas penanganan kasus COVID-19 tersebut.

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Hadianto Rasyid Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (4/2/2022) pagi.

"Hari ini saya mengumpulkan kita semua disini. Karena seperti yang kita tahu bahwa kenaikan kasus Covid-19 cukup menjadi perhatian di minggu ini," kata Hadianto Rasyid.

Pria kelahiran 1975 itu menilai, pola pergerakan kenaikan kasus COVID-19 hampir sama seperti yang terjadi di tahun 2021 kemarin.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Tinjau Ulang Level PPKM di Luar Jawa Bali

Olehnya, Hadianto Rasyid berharap kenaikan kasus ini harus di sikapi dengan cepat.

Agar kejadian tahun kemarin tidak terulang kembali.

"Tentunya, kita harus bergerak cepat dalam menangani kejadian kasus COVID-19, karena menurut grafiknya cukup tinggi dari satu kasus melonjak ke 12 kasus," imbuh Hadianto Rasyid.

Hadianto Rasyid menyebut, grafik kasus COVID-19 di Kota Palu naik turun.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved