Senin, 13 April 2026

Buaya Berkalung Ban

Sosok Penangkap Buaya Berkalung Ban, 3 Minggu Pasang Umpan

Nama Mas Gili (34) warga asal Sragen, Sulawesi Tengah, bergaung di sekitar lokasi penangkapan buaya berkalung ban.

Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM
Nama Mas Gili (34) warga asal Sragen (baju merah), Sulawesi Tengah, bergaung di sekitar lokasi penangkapan buaya berkalung ban. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Nama Mas Gili (34) warga asal Sragen, Sulawesi Tengah, bergaung di sekitar lokasi penangkapan buaya berkalung ban.

Buaya berkalung ban ditangkap Mas Gili di bantara Sungai Palu, sekitar jembatan 2, Jl I Ngurah Rai, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (7/2/2022).

Warga sekitar bahkan menyebut Mas Gili lebih hebat daripada Panji Petualang karena berhasil melepas ban yang melilit buata sepanjang 4 meter.

Mas Gili ternyata sudah tiga pekan berniat menangkap buaya berkalung ban itu.

Setiap sore, dia memasang melepanlr umpan yang terikat tali ke sungai sekitar.

Ujung tali lainnya diikat pada batang kayu besar yang ada di sekitar sungai untuk memudahkannya menarik buaya saat umpan itu berhasil.

"Kadang umpannya merpati, kadang ayam," kata Mas Gili sambil memegang ban yang dilepas dari buaya.

Baca juga: Warga Berlarian Kerumuni Buaya Berkalung Ban di Kota Palu yang Berhasil Ditangkap

Petang tadi, Mas Gili memasang umpannya dan berhasil menangkap buaya.

Dia tak sendiri, warga setempat yang menonton aksi Mas Gili turut membantu.

"Saya memang mau menangkapnya karena kasihan. Buaya itu terlilit ban selama bertahun-tahun," ucap Mas Gili.

Saat buaya berhasil ditarik ke darat, Mas Gili pun dengan sigap mengikat buaya itu.

"Sempat lepas dua kali dari umpan, nanti setelah magrib bari berhasil," ucap Mas Gili. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved