Hotman Paris Sarankan Ida Fauziyah Mundur dari Kursi Manaker: Ada Profesi Lain Untuk Ibu!

Hotman Paris meminta Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah untuk mundur dari jabatannya. ia sarankan sebaiknya mencari profesi baru yang pas

Editor: Putri Safitri
Kolase TribunPalu.com/Handover
Hotman Paris Sarankan Ida Fauziyah Mundur dari Kursi Manaker 

TRIBUNPALU.COM - Pengaraca kondang Hotman Paris Hutapea soroti soal kebijakan kontroversi pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) untuk buruh.

Dirinya menganggap kebijakan tersebut tak masuk akal dan menyengsarakan rakyat.

Bahkan baru-baru ini Hotman Paris meminta Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah untuk mundur dari jabatannya.

Hotman Paris menyarankan agar Menaker Ida Fauziyah sebaiknya mencari profesi baru yang lebih pas atau sesuai dengan dirinya.

Permintaan Hotman Paris itu disampaikan Selasa (22/2/2022) pagi, merespon pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta agar Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).

"Pak Jokowi, kamu adalah presiden rakyat, rakyat mencintai kamu. Terima kasih atas perhatian Presiden Jokowi yang telah memerintahkan Menaker untuk merevisi JHT," sebut Hotman Paris melalui sebuah video yang ia bagikan di akun medsosnya.

Hotman Paris protes antrean cek surat kesehatan Covid-19 mengular di bandara Soekarno Hatta: tambah petugasnya kenapa sih? Apa perlu saya bayarin?
Hotman Paris protes antrean cek surat kesehatan Covid-19 mengular di bandara Soekarno Hatta: tambah petugasnya kenapa sih? Apa perlu saya bayarin? (Instagram Hotman Paris)

Menurut Hotman, Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 tidak memiliki logika hukum dan tidak ada nalar apa pun dalam isi peraturan tersebut.

"Mungkin ini waktunya kepada Ibu Menaker (Ida Fauziyah), sudah waktunya mengundurkan diri sebagai menteri atau ada profesi lain untuk ibu. itu adalah saran yang paling tepat dari Hotman Paris," ujar Hotman.

Menurut Pengacara kondang ini, apabila benar nantinya sudah keluar Permaneker baru terkait JHT atas perintah Presiden Jokowi, dia menyarankan agar diikuti sikap kesatria dari seorang menteri.

"Mungkin perlu diikuti para politi jepang di mana, kalau sudah kepentok akhirnya mengundurkan diri. Itulah gaya Jepang dan memang jarang dan belum pernah terjadi di Indonesia dan kita masih menunggu revisi permenaker yang memerintahkan bhw masak uang simpanan buruh, pekerja, ditunggu puluhan tahun sampai 56 tahun," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah agar menyederhanakan tata cara pembayaran jaminan hari tua (JHT) para pekerja.

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Pratikno) dalam keterangan video yang diunggah YouTube Kemensetneg, Senin (21/2/2022).

"Tadi pagi Presiden sudah memanggil Pak Menko Perekonomian dan Ibu Menteri Tenaga Kerja. Bapak Presiden sudah memerintahkan agar tata cara dan persyaratan pembayaran JHT itu disederhanakan. Dipermudah," kata Pratikno seperti dikutip Kompas.com.

"Agar dana JHT itu bisa diambil oleh Individu pekerja yang sedang mengalami masa masa sulit sekarang ini terutama yang sedang menghadapi PHK," lanjutnya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (Tribunnews.com/Herudin)
Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved