Kamis, 16 April 2026

Imbas Konflik Rusia-Ukraina, Harga LPG Non Subsidi di Indonesia Naik, Ini Daftar Harga Terbarunya

Imbas konflik Rusia dan Ukraina, harga LPG non subsidi naik di Indonesia, ini harga terbarunya.

Editor: Imam Saputro
Tribunnews.com/JePrima
Ilustrasi LPG Non Subsidi 

2. Bright Gas 5,5 Kg: Rp 91.000 dan Bright Gas 12 Kg/Elpiji 12 Kg Rp 189.000

Harga ini berlaku di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

3. Bright Gas 5,5 Kg: Rp 94.000 dan Bright Gas 12 Kg/Elpiji 12 Kg Rp 197.000

Harga ini berlaku di wilayah Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur.

4. Bright Gas 5,5 Kg: Rp 104.000 dan Bright Gas 12 Kg/Elpiji 12 Kg Rp 223.000

Harga ini berlaku di wilayah Kalimantan Utara.

5. Bright Gas 5,5 Kg: Rp 114.000 dan Bright Gas 12 Kg/Elpiji 12 Kg Rp 243.000

Harga ini berlaku di wilayah Maluku.

Konflik Rusia VS Ukraina Pengaruhi Harga Minyak Dunia

Pedagang gas elpiji eceran saat merapikan tumpukan tabung gas dikios miliknya di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (8/1/2022). Harga jual Liquifed Petroleum Gas (LPG) Nonsubsidi atau LPG tabung 5 kg dan 12 kg kini mengalami kenaikkan. pemilik toko mengaku menjual Bright gas ukuran 5 kg seharga Rp90.000 yang sebelumnya ia jual jual Rp 80.000, sedangkan Bright gas ukuran 12 kg kini seharga Rp 175.000 yang sebelumnya  Rp 155.000. Tribunnews/Jeprima
Pedagang gas elpiji eceran saat merapikan tumpukan tabung gas dikios miliknya di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (8/1/2022). Harga jual Liquifed Petroleum Gas (LPG) Nonsubsidi atau LPG tabung 5 kg dan 12 kg kini mengalami kenaikkan. pemilik toko mengaku menjual Bright gas ukuran 5 kg seharga Rp90.000 yang sebelumnya ia jual jual Rp 80.000, sedangkan Bright gas ukuran 12 kg kini seharga Rp 175.000 yang sebelumnya Rp 155.000. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Konflik antara Rusia dan Ukraina membuat tren harga minyak dunia terus meningkat.

Serangan Rusia secara penuh pada Kamis (24/2/2022), mengakibatkan harga minyak Brent tembus di atas US$100 per barel.

Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) juga terkena dampaknya, dikutip dari Migas ESDM.

Perkembangan ICP per 24 Februari 2022, tercatat sebesar US$95,45 per barel.

"Data sementara ICP bulan Februari 2022 per tanggal 24 sebesar US$95,45 per barel. Kalau harga minyak Brent, sudah lebih dari US$100/barel. Sejak ICP naik di atas US$63 per barel (asumsi APBN 2022), kita terus monitor dan antisipasi dampaknya. Tidak hanya harga minyak, tapi harga LPG seperti CP Aramco," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Agung Pribadi, di Jakarta (26/2/2022).

Harga Minyak Dunia Pengaruhi APBN Indonesia

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved