Sulteng Hari Ini
Maknai Isra Miraj, MUI Sulteng: Perkuat Hubungan Antarsesama
Nabi Muhammad SAW mendapat perintah dari Allah SWT untuk menjalankan salat lima waktu.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengajak umat Islam mengambil hikmah dari peristiwa Isra Miraj.
Isra Miraj merupakan bagian peristiwa penting dalam sejarah Islam karena mengisahkan perjalanan rohani Nabi Muhammad SAW.
Saat itu, Nabi Muhammad SAW mendapat perintah dari Allah SWT untuk menjalankan salat lima waktu.
Peristiwa Isra Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dan menuju Sidratul Muntaha hanya dalam satu malam.
Baca juga: Saat Dunia Fokus Rusia vs Ukraina, Gadis Palestina Dipukuli Saat Rayakan Isra Miraj, NATO Dimana?
Wakil Ketua Umum MUI Sulteng Prof Sagaf S Pettalongi mengatakan, di antara hikmah terkandung dalam Isra Miraj yakni penguatan hubungan antarsesama manusia.
"Isra dan miraj satu peristiwa besar dan bersejarah yang salah satunya hikmahnya yaitu pentingnya membangun hubungan kemanusiaan,” ujarnya, Rabu (2/3/2022).
Rektor UIN Datokarama itu menuturkan, Nabi Muhammad merupakan sosok paripurna dalam berbagai riwayat dan sejarah.
Bagi Prof Sagaf, setiap umat Muslim patut mencontoh keteladanan Nabi Muhammad dalam menjalani kehidupan termasuk menghadapi tantangan berbangsa dan bernegara.
"Tantangan besar umat saat ini adalah pandemi Covid-19. Untuk menuntaskan masalah ini perlu kebersamaan menekan penyebarannya," ucapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/rektor-uin-datokarama-prof-sagaf-s-pettalongi-dfgdh.jpg)