Palu Hari Ini
Imbas Perang Rusia Vs Ukraina, Harga Elpiji Non Subsidi 5,5 Kg Naik di Sulteng
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu, Ajenkris menyebut naiknya harga LPG Non Subsidi 5,5 kg disebabkan perang Rusia vs Ukraina.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu, Ajenkris menyebut naiknya harga LPG Non Subsidi 5,5 kg disebabkan perang Rusia vs Ukraina.
Ia mengatakan, hal itu diakibatkan dari perang tersebut harga LPG Non Subsidi 5,5 kg menjadi Rp 100 ribu.
"Jadi perang dunia antara Rusia dan Ukraina ini berdampak ke naiknya dolar Amerika. Jadi gas elpiji 5kg juga naik. kenaikannya sekitar Rp.16 ribu per tabung. Untuk hargan normal elpiji 5kg tersebut sekitar Rp.90 ribu tapi sekarang sampai Rp. 100 ribu lebih," ungkap Ajenkris, Selasa (8/3/2022).
Baca juga: 113 Pasang Sapi Berebut Juara Karapan di Petobo Palu
Baca juga: Polwan Polres Bangkep Dilatih Jadi Tim Negosiator dengan Pendemo
Menurutnya, untuk LPG Subsidi 3 kg dipastikan tidak akan ikut mengalami kenaikan harga.
Ia menuturkan, hal itu karena pemerintah tetap mempertahankan harga tersebut untuk masyarakat menengah kebawah.
"Saya juga berharap kepada pemerintah, agar segera mencarikan solusi terkait naiknya harga tabung gas 5 kg tersebut," harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-lpg-non-subsidi.jpg)