Gelar Safety Riding, Jasa Raharja NTB Gandeng Pengemudi Ojol dan Komunitas Motor

Pelatihan safety riding ini bertujuan untuk membangun disiplin dalam berlalulintas sehari-hari demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban.

Editor: mahyuddin
handover
Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana 

TRIBUNPALU.COM - Jasa Raharja menggelar sosialisasi keselamatan lalulintas dan pelatihan
safety riding bagi perwakilan pengemudi ojek online (ojol) dan komunitas motor di wilayah Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka terdiri dari perwakilan pengemudi gojek/grab, perwakilan dari komunitas Honda, perwakilan
komunitas Yamaha, dan perwakilan komunitas Suzuki.

Pelatihan safety riding ini bertujuan untuk membangun disiplin dalam berlalulintas sehari-hari demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas.

Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara penyelenggara program perlindungan dasar kecelakakaan lalulintas jalan memiliki tanggung jawab, tidak hanya pada penanganan pascakecelakaan tapi juga pada program preventif pencegahan kecelakaan.

Untuk itulah dilaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan salah satunya adalah safety riding.

Pelatihan safety riding ini bertempat di Aula Kantor Cabang PT Jasa Raharja Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (19/32022).

Kegiatan itu dibuka Direktur Keamanan dan Keselamatan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Dirkamsel Korlantas Polri) Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana serta dihadiri Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana.

Turut mendampingi bersama Direktur Keuangan Myland didampingi Kepala Divisi Pelayanan Haryo Pamungkas dan Kepala Cabang NTB Emil F Latief.

“Jasa Raharja bersama Korlantas Polri tidak henti-hentinya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keselamatan dan keamanan berkendara. Kami berharap para peserta dapat menangkap dengan baik materi diberikan dalam pelatihan ini," Dewi Aryani Suzana melalui rilis tertulisnya, Rabu (23/3/2022).

Pelatihan safety riding ini terbagi menjadi dua sesi yakni sesi teori dan sesi demo/praktik.

Pada sesi teori peserta pelatihan mendapat materi soft skill berkendara seperti etika dan sopan santun di jalan, serta teknik atau cara untuk meminimalisir risiko kecelakaan.

Selanjutnya pada sesi demo, peserta melihat secara langsung demo safety riding oleh Instruktur dari PJR Polda NTB dan trik-trik khusus cara menghindari potensi kecelakaan di jalan.

“Sesuai data angka kecelakaan di jalan raya didominasi oleh sepeda motor. Hal ini terjadi karena minimnya kesadaran pengendara untuk bisa tertib saat berkendara dan juga kurangnya pengetahuan akan cara berkendara yang baik dan benar," ucap Dewi.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved