Rabu, 29 April 2026

Satu Cara Akhiri Isu Ijazah Jokowi Menurut Jusuf Kalla: Perlihatkan yang Asli

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendesak Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) segera menunjukkan ijazah aslinya ke publik.

Editor: Lisna Ali
tribunnews.com/Fitri Wulandari
IJAZAH JOKOWI - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendesak Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) segera menunjukkan ijazah aslinya ke publik. 

TRIBUNPALU.COM - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendesak Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) segera menunjukkan ijazah aslinya ke publik.

Hal ini dinilai sebagai solusi untuk menghentikan polemik dugaan Ijazah Palsu yang telah berlangsung selama tiga tahun.

JK menegaskan bahwa persoalan ini telah meresahkan masyarakat dan memicu perpecahan nasional yang berkepanjangan.

Menurutnya, pro-kontra yang berlarut-larut telah mengganggu stabilitas sosial bangsa Indonesia.

"Pak Jokowi yakin bahwa punya ijazah asli. Sebenarnya untuk kita stop ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli," kata Jusuf Kalla, dikutip dari tayangan kanal YouTube Kompas TV.

Permintaan itu diungkapkan Jusuf Kalla saat mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Rismon Sianipar atas tudingan mendanai isu ijazah palsu Jokowi, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Jusuf Kalla Tak Gubris Pembelaan Rismon Soal Video AI, Tetap Dilaporkan ke Polisi

Jusuf Kalla juga menyebut polemik ijazah Jokowi ini telah menghabiskan waktu hingga uang puluhan miliar untuk membayar pengacara.

"Sebenarnya kasus ini kan sudah dua tahun, tiga tahun meresahkan masyarakat, merugikan waktu Pak Jokowi, merugikan semua," ujarnya.

"Puluhan miliar uang habis untuk (membayar) pengacara. Seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan tanpa keterlibatan," imbuhnya.

"Saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita. Masalahnya ini dua tahun, tiga tahun. Ini tinggal kasih lihat (ijazah) selesai," sambungnya.

Jusuf Kalla yakin, sebagai mantan presiden, Jokowi tidak menginginkan masyarakat terpecah belah karena persoalan ijazahnya.

Ia berharap Jokowi menunjukkan ijazah aslinya bulan April 2026 ini agar perpecahan tersebut segera usai.

"Daripada kita berseteru, ada kelompok berseteru bertahun-tahun, hilang waktu, hilang harkat sosial, kita harapkan selesai bulan ini dengan (Jokowi) menunjukkan 'ini ijazah saya.' Selesai itu saya yakin," kata Jusuf Kalla.

Baca juga: Persiapan Infrastruktur Menuju HUT Sulteng ke-62 Capai 70 Persen

Nama-nama yang Dilaporkan JK

Sebelumnya, kuasa hukum Jusuf Kalla, Abdul Haji Talaohu, sudah melaporkan Rismon Sianipar atas dugaan fitnah mendanai isu ijazah palsu Jokowi di Bareskrim Polri, Senin (6/4/2026).

Abdul menjelaskan pihaknya tidak hanya melaporkan Rismon, tetapi juga pemilik YouTube dan YouTuber yang menjadi narasumber turut dilaporkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved