Karier Marc Marquez di MotoGP Disebut Bakal Berakhir, Crash di Mandalika jadi Salah Satu Penyebab?

“Setiap kali dia jatuh dan setiap kali dia pulih dari cedera ini secara tidak sadar dia akan gugup dari semua yang biasa dia lakukan. Ini akan memilik

Editor: Imam Saputro
TribunLombok
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez tersungkur usai terjatuh dalam sesi pemanasan race day MotoGP Mandalika 2022, Minggu 20 Maret 2022. kecelakaan. 

TRIBUNPALU.COM - Karier rider Repsol Honda, Marc Marquez, di MotoGP disebut terancam berakhir setelah sang pebalap kembali mengalami diplopia atau penglihatan ganda.

Pendapat soal masa depan Marc Marquez itu disampaikan langsung oleh mantan pebalap Grand Prix, Keith Huewen, dalam acara podcast MotoGP Crash.net.

Keith Huewen mengatakan bahwa gangguan mata yang dialami Marquez berbeda dengan cedera tulang.

Sebab, menurut Keith Huewen, gangguan mata Marquez tidak bisa diperbaiki secara cepat seperti cedera tulang.

“Cedera ini tidak seperti patah tulang yang bisa diperbaiki ‘secara mekanis’,” kata Keith Huewen dilansir dari Crash.net.

“Cedera mata bagi saya, sepenuhnya non-media, sedikit mirip seperti cedera otak,” kata dia menambahkan.

“Itu adalah sesuatu yang Anda tidak bisa lakukan apapun untuk mengubahnya dan Anda harus mengatasinya situasinya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Keith Huewen menuturkan bahwa Marc Marquez sudah mendekati akhir kariernya sebagai pebalap MotoGP.

“Setiap kali dia jatuh dan setiap kali dia pulih dari cedera ini secara tidak sadar dia akan gugup dari semua yang biasa dia lakukan. Ini akan memiliki efek pada kinerja serta kesejahteraan mentalnya,” kata dia.

“Sayangnya, menurut saya, Marc Marquez sudah mendekati akhir kariernya secara tidak adil,” tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved