Palu Hari Ini

36 Pejabat Eselon III dan IV Pemkot Palu Dilantik Hadianto Rasyid

Rotasi atau perpindahan tugas pada jabatan struktural merupakan hal yang biasa dalam suatu organisasi pemerintahan.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
handover
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid melantik dan mengambil sumpah jabatan administrator eselon III dan pengawas eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Bertempat di ruang rapat Bantaya Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (31/3/2022) pagi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM,PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid melantik dan mengambil sumpah jabatan administrator eselon III dan pengawas eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota Palu.

Bertempat di ruang rapat Bantaya Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (31/3/2022) pagi.

Sebanyak 36 pejabat Administrator Eselon III dan pengawas pengawas Eselon IV lingkup Pemkot Palu yang dilantik.

Hadianto Rasyid menyebut, pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan.

Baca juga: Sebaran Kasus Covid-19 Indonesia, Hari Ini Ada 3.332 Kasus Baru, Tambahan Terbanyak di DKI Jakarta

"Sebagai bagian dari penyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan ini dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu," kata Hadianto Rasyid.

Hadianto Rasyid menyebut, rotasi atau perpindahan tugas pada jabatan struktural merupakan hal yang biasa dalam suatu organisasi pemerintahan.

"Pelantikan ini dimaksudkan untuk penyegaran dan mengisi kekosongan beberapa jabatan," terangnya.

Hadianto Rasyid menambahkan, pelantikan itu juga untuk menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Agar tetap dapat berjalan secara optimal, terutama yang yang terkait langsung dengan percepatan pencapain visi dan misi pemerintahan periode ini.

"Perlu disadari bahwa kenaikan pangkat merupakan hak seorang Pegawai Negeri Sipil, akan tetapi penempatan jabatan merupakan kepercayaan pimpinan terhadap seorang pns setelah melalui penilaian kinerja secara utuh, independent dan profesional, yang di dalamnya tercakup aspek loyalitas, disiplin, kinerja serta bermoral," ungkap Hadianto Rasyid.

Baca juga: Tangis Mama Fuji Tak Bisa Rayakan Ramadhan Bareng Vanessa Angel dan Bibi: Biasanya Kumpul Bareng

Pria kelahiran 1975 itu menuturkan, promosi dan kenaikan jabatan sesungguhnya adalah amanah.

Bukan hanya berkonsekwensi pada diri ASN itu sendiri, tapi juga bagi masyarakat luas, sebab selaku pimpinan pada level apapun itu.

"Sesungguhnya ada tiga tanggung jawab sekaligus yang harus dapat diperankannya," tuturnya menambahkan.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved