Sulteng Hari Ini

Pemprov Sulteng dan Korem Tadulako Kerjasama Maksimalkan Lahan Rawa untuk Pertanian

Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura jalin kerjasama dengan Korem 132/Tadulako.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura jalin kerjasama dengan Korem 132/Tadulako. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura jalin kerjasama dengan Korem 132/Tadulako.

Kerjasamaa terkait optimasi lahan rawa di Provinsi Sulawesi Tengah.

Kerjasama ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman Pengadaan melalui swakelola oleh Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Nelson Metubun dengan Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Toto Nurwanto.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertanian RI dan Tentara Nasional Indonesia No. 10/MOU/HK.220/4/2020 dan Nomor NK/10/IV/2020/TNI tanggal 01 April 2020 tentang Dukungan Pelaksanaan Program Pembangunan Pertanian.

"Nota kesepahaman Pemprov Sulteng dan Korem 132/Tadulako berisi Kegiatan Perbaikan Infrastruktur Optimasi Lahan yang dilaksanakan secara swakelola di Tahun 2022," kata Danrem Tadulako.

Adapun ruang lingkup kegiatan yang disepakati, yakni:

1) Pembangunan dan/atau rehabilitasi tanggul

2). Rehabilitasi dan/atau pembangunan pintu air

3). Rehabilitasi dan/atau pembangunan saluran air irigasi dan saluran pembuang (drainase) di tingkat usaha tani

4). Pembangunan unit pompa air dan perlengkapannya disesuaikan dengan kebutuhan lapangan

5). Pembangunan/rehabilitasi jembatan usaha Tani.

Kesempatan itu, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Nelson Metubun menuturkan, pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan produksi mulai dari pemilihan benih berkualitas, upaya peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT), sampai optimasi lahan.

Dijelaskannya, pada tahun 2022 Sulawesi Tengah mendapatkan alokasi dari Pemerintah Pusat seluas 3.500 ha yang tersebar di 7 kabupaten.

Yakni Kab. Buol 1.400 ha, Kab. Morut 500 ha, Kab. Touna 250 ha, Kab. Poso 500 ha, Kab. Banggai 400 ha, Kab. Donggala 250 ha, Kab. Morowali 200 ha.

"Upaya peningkatan produksi dan produktivitas sektor tanaman pangan dan hortikultura Sulteng, baik melalui ekstensifikasi maupun ekstensifikasi, termasuk diantaranya Kegiatan Optimasi Lahan akan terus kami upayakan dengan dukungan stakeholder yang ada guna mewujudkan tujuan utama yakni Sulteng sebagai Penyangga dan Penyokong Pangan bagi IKN," jelas Nelson Metubun.

Terakhir, Ia berharap MoU berjalan lancar dan bermanfaat bagi kemajuan pertanian di Sulawesi Tengah. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved