Hukum Mencicipi Masakan atau Makanan saat sedang Puasa, Apakah Tak Membatalkan?

Bagaimanakah hukum mencicipi makanan atau masakan saat berpuasa, apakah membatalkan puasa?

Freepik
Ilustrasi memasak - Bagaimanakah hukum mencicipi makanan atau masakan saat berpuasa, apakah membatalkan puasa? 

TRIBUNPALU.COM - Bagaimanakah hukum mencicipi makanan atau masakan saat berpuasa, apakah membatalkan puasa?

Tak sedikit orang yang masih bingung dan menanyakan hukum tentang orang yang mencicipi atau mencium aroma masakan.

Sebagian berpikir bahwa mencicipi makanan atau masakan di tengah siang hari saat berpuasa adalah dapat membatalkan puasa.

Baca juga: Kapan Malam Nuzulul Quran Ramadhan 2022 Berlangsung? Ketahui Jadwal dan Amalan-amalan yang Dilakukan

Namun, ada pula yang menyatakan mencicipi masakan diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa.

Lantas, bagaimana hukum sebenarnya mengenai orang yang mencicipi atau mencium aroma masakan saat berpuasa?

Dr M Rahmawan Arifin, akademisi IAIN Surakarta menjelaskan, bahwa tujuan utama menjalankan ibadah puasa adalah untuk meningkatkan ketaqwaan.

Oleh sebab itu, sebagai umat muslim harus diketahui bahwa semua perbuatan bisa dilihat dari niat seseorang yang melakukan perbuatannya.

Secara prinsip, yang membatalkan puasa adalah masuknya minuman atau barang kedalam lubang seperti mulut, hidung atau telinga.

Dijelaskannya, ada sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa mencicipi masakan tidak membatalkan puasa selama tidak masuk ke kerongkongan.

“Tidak mengapa mencicipi cuka atau makanan lainnya selama tidak masuk ke kerongkongan.” (HR Bukhari)

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved