Sabtu, 11 April 2026

Diam-diam Amerika Serikat Latih Tentara Ukraina, Ternyata Ini yang Dipelajari Pasukan Zelenskyy

Di tengah perang yang bergejolak, Amerika Serikat diam-diam melatih tentara Ukraina di Jerman.

AFP/ALEXANDER NEMENOV
Seorang tentara Rusia berpatroli di jalan Mariupol pada 12 April 2022, saat pasukan Rusia mengintensifkan kampanye untuk merebut kota pelabuhan yang strategis, bagian dari serangan besar-besaran yang diantisipasi di Ukraina timur, sementara Presiden Rusia mengajukan kasus menantang untuk perang di Rusia. (Photo by Alexander NEMENOV / AFP) 

TRIBUNPALU.COM - Di tengah perang yang bergejolak, Amerika Serikat diam-diam melatih tentara Ukraina di Jerman.

Hal itu diketahui berdasarkan Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Jumat (30/4/2022).

Pelatihan itu bertujuan untuk membantu mereka mempelajari sistem senjata canggih.

Apa yang diketahui tentang program pelatihan militer Ukraina?

Baca juga: Putin Mau Akhiri Perang di Ukraina Usai Bicara dengan Jokowi, Tapi Syarat-syarat Ini Harus Dipenuhi

"Hari ini saya dapat mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah memulai pelatihan dengan angkatan bersenjata Ukraina pada sistem kunci di instalasi militer AS di Jerman," kata juru bicara Departemen Pertahanan AS John Kirby dalam konferensi pers.

Kirby mengatakan bahwa program pelatihan ini dikoordinasikan dengan pemerintah Jerman.

"Kami berterima kasih atas dukungan Jerman yang berkelanjutan," tambah Kirby.

Sekitar 50 peserta telah dilatih menggunakan senjata jarak jauh howitzer.

Baca juga: Elektabilitas Tinggi Sama Seperti Prabowo Subianto, Tapi Anies dan Ganjar Rawan Tergerus

Mereka juga akan dilatih untuk menggunakan sistem radar dan kendaraan lapis baja.

Reuni tentara AS dengan Ukraina di Jerman

Kirby mencatat bahwa Garda Nasional Florida ditugaskan melakukan "sebagian besar" pelatihan.

Sebelumnya, Garda Nasional Florida ini juga yang melatih pasukan Ukraina sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari.

"Reuni yang terjadi baru-baru ini dari anggota Garda Nasional Florida dengan rekan Ukraina mereka, kami diberitahukan, adalah pertemuan yang emosional mengingat ikatan kuat yang terbentuk saat mereka tinggal dan bekerja bersama sebelum berpisah sementara pada Februari," kata Kirby.

"[Para prajurit Ukraina] pada dasarnya akan menjadi pelatih, mereka akan kembali ke Ukraina dan melatih rekan satu tim mereka," jelasnya lebih lanjut.

Baca juga: Putin Klaim Jet Tempur Rusia Hancurkan 5 Gudang Amunisi dan 12 Markas Militer Ukraina

Juru bicara Pentagon mengatakan pelatihan pasukan Ukraina juga berlangsung di bagian lain Eropa, tetapi tidak mengungkapkan lokasinya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved