Ekspresi Kasatpol PP Saat Rekonstruski Curi Perhatian, Terkuak Ancaman Sebelum Bunuh Pegawai Dishub

Ekspresi eks Kasatpol PP Iqbal Asnan menyorot perhatian saat rekonstruksi kasus pembunuhan di Makassar.

handover
Kasatpol PP Makassar nonaktif, Muhammad Iqbal Asnan sekaligus otak penembakan pegawai Dishub Makassar, Najamuddin Sewang 

Setelah itu, Najamuddin Sewang pun pergi meninggalkan rumah Rachma usai ditegur Iqbal.

Iqbal yang menaruh curiga dan cemburu terhadap Najamuddin, pun menelpon kakak Najamuddin, Juni.

Dalam percakapan itu disebutkan, Iqbal meminta Juni memberi tahu adiknya Najamuddin, agar tidak membuat masalah.

"Juni, itu adikmu (Najamuddin) jangan bikin masalah, selalu cerita jelek saya hanya untuk mendekati Rachmawati. Seandainya bukan adikmu saya habisimi," ucap Iqbal melalui sambungan telepon.

Akan tetapi, Iqbal Asnan masih sering mendapati Najamuddin Sewang berduaan dengan RCH.

Hal itu pun membuat Iqbal Asnan makin murka.

Kemudian, Iqbal Asnan menguhubungi seorang anggota Brimob, Sulaiman untuk menghabisi nyawa Najamuddin Sewang.

Sebelumnya, Iqb terlebih dulu pun menceritakan masalah yang dialaminya ke Sulaiman.

"Ada masalahku ini, ada yang ganggu istriku. Dia sering datang di rumah istri saya di saat saya tidak ada dan juga sering merayu istri saya," ucap Iqbal Asnan ke Sulaiman dalam BAP polisi.

"Saya sudah pernah mengancam dia akan saya bunuh, akan tetapi dia tetap mendekati istri saya," sambungnya.

Sulaiman pun menimpali dengan bertanya kembali ke Iqbal.

"Jadi bagaimana mauta," kata Sulaiman BAP itu.

"Kamu mau saya suruh eksekusi?," tanya Iqbal Asnan kembali.

"Saya tidak berani, lihat darah saja saya tidak berani," jawab Sulaiman.

"Kalau begitu kamu cari orang yang berani, nanti saya bayar," sahut Iqbal Asnan kembali.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved