Dualisme Golkar Buol

Kursinya Digoyang Kader, Abdullah Batalipu Segera Evaluasi Pengurus Golkar Buol

Dia memastikan akan segera memberbaiki susunan pengurus DPD II setelah adanya konflik internal tersebut.

Penulis: Moh Salam | Editor: mahyuddin
TribunPalu.com/Moh Salam
Ketua DPD II Golkar Kabupaten Buol Abdullah Batalipu (tengah) didampingi Pengacaranya Andri Wawan (kanan) dan Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu (kiri) saat Konferensi pers terkait Gejolak Partai Golkar di Buol 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Abdullah Batalipu menegaskan tetap menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Buol yang sah secara hukum dan AD/ART Partai.

Hal itu diutarakan Abdullah Batalipu usai pertemuan internal antara DPD II dengan DPD I, Senin (23/5/2022).

Pertemuan itu berlangsung di Kantor Golkar Sulteng, Jl Moh Yamin, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

"Berdasarkan hasil rapat kerja hari ini bahwa saya dinyatakan sah secara hukum sampai dengan hari ini sebagai Ketua DPD II Kabupaten Buol 2020-2025, itu keputusan yang disampaikan kepada kami oleh Sekretaris DPD I," ujar Abdullah Batalipu, Senin (23/5/2022).

Abdullah yang juga merupakan Wakil Bupati Buol itu menuturkan, gejolak itu terjadi saat dirinya tidak berada di tempat alias sedang menjalani Ibadah Umrah.

"Persoalan dan gejolak yang terjadi akhir-akhir ini adalah dinamika politik. Tapi sikap teman-teman yang dimotori Amran Batalipu itu cukup memalukan. Itu kami anggap kudeta, tapi Alhamdulillah DPD I sudah sampaikan tidak ada masalah di DPD II Kabupaten Buol," ucap Abdullah Batalipu kepada TribunPalu.com.

Baca juga: Elite Golkar Buol Galang Dukungan Kudeta Ketua Abdullah Batalipu, PK Bokat: Itu Penghianatan

Dia memastikan akan segera memberbaiki susunan pengurus DPD II setelah adanya konflik internal tersebut.

"Yang melakukan kudeta itu saya ingatkan bahwa kami sudah diberi mandat untuk melakukan kerja-kerja pertama yakni perbaikan SK tingkat kabupaten, kecamatan dan Kota dalam hal konsolidasi kegiatan guna menghadapi tahun 2024," tuturnya.

Ketua Golkar Kabupaten Buol itu menyebutkan, seluruh permintaan dan tuduhan Amran Batalipu CS adalah tindakan ilegal.

"Seluruh permintaan, tuntutan, dan pembohongan yang dilakukan Amran Batalipu CS itu dianggap ilegal oleh DPD I Provinsi Sulawesi Tengah. Makanya tidak perlu ada keputusan resmi dan tertulis karena apa yang menjadi pengaduan mereka tidak diterima maka tidak dianggap persoalan ini ada," kata Abdullah.

Baca juga: Disebut Khianati Amanah Partai, Sekretaris Golkar Buol Ungkap Kesalahan Abdullah Batalipu

Sebelumnya Kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Buol Abdullah Batalipu digoyang sejumlah elite partai beringin.

Itu setelah Sekretaris Golkar Buol Azis Naukoko menggalang tanda tangan dukungan pimpinan kecamatan untuk pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

Azis Naukoko berhasil menggalang dukungan delapan dari 11 pimpinan kecamatan di Kabupaten Buol.

Hal tersebut kemudian memicu pembentukan kubu di tubuh beringin Kabupaten Buol.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved