Banggai Hari Ini

Distribusi Guru Belum Merata, Ini yang Akan Dilakukan Bupati Banggai

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pagimana dan Lobu, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menggelar silaturahmi bersama Bupati Banggai

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Bupati Banggai Amirudin Tamoreka 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pagimana dan Lobu, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menggelar silaturahmi bersama Bupati Banggai Amirudin Tamoreka.

Kegiatan yang mengusung tema "Guru Sejahtera, Pendidikan Meningkat, Banggai Cerdas" ini berlangsung di Lapangan Patriotik 12 Februari Kecamatan Pagimana, Rabu (25/5/2022) malam.

Bupati Amirudin mengaku baru saja menggelar rapat dengan Dinas Pendidikan soal distribusi guru.

Ia membeberkan, jumlah guru SD di Kabupaten Banggai sebanyak 2900 orang dari 300 sekolah dasar yang terdata.

Jika dibagi, lanjut dia, maka mestinya ada 8 guru di setiap sekolah dasar. Tetapi faktanya, hanya ada 1 dan 2 guru di sekolah dasar tertentu.

Baca juga: Jadi Pembicara di Forum Internasional, Wawali Palu Paparkan Langkah Tangani Bencana 2018

"Insya Allah minggu depan akan kita atur, sehingga akan merata. Minimal 1 sekolah ada 8 guru. Jadi tidak ada lagi gurunya hanya 1 atau 2 orang di luar guru honorer," kata Bupati Amirudin.

Langkah ini harus dilakukan demi terwujudnya Banggai Cerdas. 

Begitupun dengan mutu pendidikan akan menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Banggai karena sejuah ini masih sangat rendah.

Selain itu, Bupati Amirudin juga akan memperjuangkan kesejahteraan guru. Apalagi masih banyak guru di Kabupaten Banggai yang tersertifikasi.

"Inilah tujuan kami untuk memberikan kesempatan kepada guru-guru yang belum sertifikasi, dan juga memberikan kesempatan kepada guru-guru yang belum sarjana untuk menempuh pendidikan di kampus Untika dan Unismuh Luwuk," kata dia.

Pekan depan kata Bupati, para kepala sekolah yang masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt) akan didefinitifkan untuk persiapan penandatanganan ijazah.

Sedangkan para guru yang sudah terlalu lama melaksanakan tugas di sekolahnya akan dirotasi dulu untuk melakukan penyegaran. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved