Senin, 18 Mei 2026

Palu Hari Ini

Jadi Pembicara di Forum Internasional, Wawali Palu Paparkan Langkah Tangani Bencana 2018

Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menjadi salah satu pembicara dalam forum internasional bertajuk Leaders Forum Towards Inclusive, Safe, Resilien

Tayang:
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menjadi salah satu pembicara dalam forum internasional bertajuk Leaders Forum Towards Inclusive, Safe, Resilient and Sustainable Cities atau Forum Pemimpin Menuju Kota Inklusif, Aman, Tangguh, dan Berkelanjutan beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM - Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menjadi salah satu pembicara dalam forum internasional bertajuk Leaders Forum Towards Inclusive, Safe, Resilient and Sustainable Cities atau Forum Pemimpin Menuju Kota Inklusif, Aman, Tangguh, dan Berkelanjutan beberapa waktu lalu.

Forum yang juga melibatkan beberapa kepala daerah tersebut merupakan rangkaian kegiatan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di BICC, Nusa Dua, Provinsi Bali

Adapun kepala daerah lainnya yang juga menjadi pembicara yaitu Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Wali Kota Bontang, Kalimantan Timur, Basri Rase.

Dalam kesempatan ini Reny A Lamadjido memaparkan beberapa hal berkaitan dengan penanganan pascabencana Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuefaksi 2018 silam serta Pandemi Covid-19.

Reny A Lamadjido mengatakan strategi Kota Palu dalam pemulihan ekonomi dari bencana alam dan Pandemi Covid-19 yaitu pemberian bantuan permodalan, penguatan kelompok, dan fasilitasi lokasi usaha sesuai rencana tata ruang.

Hal tersebut, dilakukan untuk memperkuat kelompok masyarakat rentan, pembangunan fasilitas usaha sesuai rencana tata ruang, dan kemudahan modal.

Kemudian pada saat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Palu melakukan penerapan Lock Micro Effektive (LME) di suatu wilayah untuk menekan penyebaran virus tersebut.

"LME efektif menekan penyebaran Covid-19, pelaksanaannya digerakkan dengan partisipasi masyarakat setempat," kata Reny A Lamadjido, Kamis (26/5/2022) pagi.

Selain itu, lanjut Reny A Lamadjido melakukan penguatan masyarakat di tingkat kelembagaan mikro melalui Gerakan Roa Bantu Roa dan Relawan Nagasi dengan penguatan berbasis kelompok RT/RW. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved