Sponsor Perusahaan Bir di Formula E Bikin Anies Baswedan Dilema

Menurut Sahroni, Heineken bukan sponsor resmi Jakarta E-Prix, melainkan sponsor global FEO.

Instagram Anies Baswedan
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau perkembangan pembangunan Sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/4/2022). 

TRIBUNPALU.COM - Turnamen Formula E akan digelar di Jakarta pada 4 Juni 2022 mendatang.

Perhelatan tersebut mendapat apresiasi dari Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin.

Namun, Novel berpesan agar penyelenggaraannya tidak menghalalkan segala cara, salah satunya melibatkan perusahaan bir sebagai sponsor.

“Perlu diingat, Anies Baswedan itu pilihan umat Islam dengan semangat bela agama, sehingga harus dijaga perasaan umat Islam. Jangan sampai melukai hati umat Islam yang telah memilihnya,” kata Novel, Jumat (27/5/2022).

Menurut dia, turnamen ini sebetulnya bisa terselenggara tanpa sponsor minuman keras.

Karena itu, Novel menyarankan Anies untuk membatalkan bekerja sama dengan segala merk minuman keras, karena Formula E harus menjadi simbol membangun jati diri bangsa.

Terutama, kata dia, dengan nilai-nilai yang luhur. Jika tidak, sama saja rezim ini karena suka dengan kemaksiatan dan kemungkaran.

“Jadi jangan salahkan umat Islam khususnya spirit 212 akan meninggalkan Anies Baswedan,” ujar Novel.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee) Jakarta E-Prix 2022, Ahmad Sahroni memberikan penjelasan perihal perusahaan bir asal Belanda, Heineken jadi sponsor Formula E-Prix Jakarta.

Menurut Sahroni, Heineken bukan sponsor resmi Jakarta E-Prix, melainkan sponsor global FEO. Sehingga Heineken hadir pada berbagai seri balapan Formula E, termasuk di Arab Saudi.

“Heineken adalah sponsor global FEO, yang hadir dalam seluruh seri balapan Formula E di berbagai kota, termasuk di Diriyah, Arab Saudi,” ujarnya, Jumat (27/5/2022).

Meski sponsor global, namun FEO selaku pihak penyelenggara dan Heineken telah berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai masyarakat di negara atau kota yang menjadi host E-Prix.

“Jadi mereka akan menyesuaikan dengan kondisi di negara masing-masing. Ini adalah komitmen yang sudah ditegaskan sejak awal,” ungkapnya.

Menyikapi hal itu, Sahroni menjamin tidak akan ada penjualan bir maupun logo Heineken di area sirkuit Jakarta E-Prix pada saat ajang balap mobil listrik yang digelar pada 4 Juni 2022.

“Perlu ditegaskan bahwa tidak ada penjualan bir dan logo perusahaan bir di ajang Jakarta E-Prix. Kami sudah bersepakat bahwa tidak akan ada logo Heineken di area sirkuit,” kata Sahroni.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved