Jumat, 24 April 2026

Palu Hari Ini

Pemkab Morut Studi Banding ke Kota Palu, Sekkot Paparkan Cara Pengelolaan Sampah

Pemerintah Kota Palu menerima kunjungan Pemkab Morut di ruang kerja Wali Kota Palu, Rabu (22/6/2022) siang.

Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Pemkot Palu
Pemerintah Kota Palu menerima kunjungan Pemkab Morut di ruang kerja Wali Kota Palu, Rabu (22/6/2022) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Kota Palu menerima kunjungan Pemkab Morut di ruang kerja Wali Kota Palu, Rabu (22/6/2022) siang.

Kunjungan Pemkab Morut tersebut dalam rangka silaturrahim sekaligus studi banding mengenai pengelolaan sampah yang ada di Kota Palu.

Pemkab Morut disambut juga oleh Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, mewakili Wali Kota dan didampingi Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Hisyam Baba.

Sekkot Palu Irmayanti menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Palu dalam mengelola persampahannya melibatkan masyarakat.

Menurutnya, apapun yang dilakukan oleh Pemerintah tanpa ada keterlibatan masyarakat, itu akan sulit.

"Nah untuk mengubah paradigma masyarakat itu tidak mudah. Kita butuh waktu. Sehingga kemarin kita mulai bentuk dari tingkat bawah seperti Perempuan Adipura yang terbentuk di 46 kelurahan, sekitar 7.000 orang," kata Irmayanti Pettalolo.

Baca juga: Pemkot Palu Tetapkan Duyu dan Balaroa Sebagai Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Ia mengatakan, perempuan sebagai garda terdepan dalam hal ini karena sampah rumah tangga itu paling dekat dengan perempuan.

Sehingga diharapkan dengan adanya Perempuan Adipura, perannya dapat melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Selain itu juga, Pemerintah Kota Palu telah membentuk Satgas Adipura baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan.

"Jadi Satgas ini dia lebih fokus melakukan pengawasan-pengawasan terhadap pengangkutan sampah. Kemudian sampah-sampah liar. Sehingga semakin banyak yang bergerak di tingkat bawah, maka akan semakin baik," jelasnya.

Irmayanti mengungkapkan, jika sebelumnya sampah diangkut dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS), maka saat ini sampah diangkut dari rumah ke rumah.

Dengan begitu, masyarakat semakin terlayani tanpa harus lagi ke TPS. Cukup letakkan saja sampahnya di depan rumah, kemudian akan diangkut oleh armada sampah yang telah disediakan.

"Kita telah menambah armada sampah sebanyak 48 unit yang ditempatkan di 24 kelurahan. Masih ada kelurahan yang belum dapat. Kami sekarang mulai pengurangan TPS, karena banyak keluhan dari masyarakat. Sehingga pengangkutan dari rumah ke rumah itu jadi kita kurangi TPS. TPS hanya ada di beberapa titik kelurahan," ungkapnya.

Kemudian, lanjut Irmayanti, Pemerintah Kota Palu juga sedang merevitalisasi TPS3R atau Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (mengurangi – menggunakan – daur ulang) di enam titik.

Baca juga: Wali Kota Palu Hadianto Rasyid Salurkan Bantuan Peralatan Usaha ke Warganya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved